Perayaan Natal Golkar DKI Buktikan Partai Milik Semua Golongan
DPD Golkar DKI Jakarta menggelar perayaan Natal 2025 sebagai bukti nyata bahwa Golkar DKI Natal adalah wadah bagi seluruh lapisan masyarakat dan agama, menepis isu politisasi agama dan memperkuat kebersamaan.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta sukses menyelenggarakan perayaan Natal tahun 2025. Acara ini secara lugas membuktikan bahwa Partai Golkar merupakan entitas politik yang merangkul semua golongan masyarakat di Ibu Kota. Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, menegaskan komitmen partainya terhadap prinsip inklusivitas tanpa memandang latar belakang.
Perayaan Natal ini bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan juga menjadi ajang silaturahmi dan ucapan syukur awal tahun 2026. Zaki Iskandar menyatakan bahwa kantor DPD Golkar selalu terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat untuk beraktivitas dan menjalin kebersamaan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa partai tersebut tidak hanya berfokus pada satu kelompok tertentu.
Dalam kesempatan tersebut, Zaki Iskandar turut menyoroti isu sensitif terkait politisasi agama, menegaskan sikap tegas partainya. Ia menolak keras anggapan bahwa Partai Golkar mencampuradukkan kepentingan politik dengan kegiatan keagamaan. Perayaan Natal ini justru menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan solidaritas di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk.
Memperkuat Kebersamaan dalam Keberagaman
Ahmed Zaki Iskandar dengan tegas menyatakan bahwa Partai Golkar adalah milik seluruh masyarakat. Semua lapisan, termasuk berbagai latar belakang agama, memiliki andil besar dalam perjalanan dan arah Partai Golkar. Pernyataan ini disampaikan dalam perayaan Natal 2025 yang digelar di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Kantor DPD Golkar DKI Jakarta secara konsisten dibuka untuk seluruh golongan, memfasilitasi berbagai kegiatan dan silaturahmi. Perayaan Natal, yang juga dibarengi dengan ucapan syukur awal tahun 2026, merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut. Kegiatan keagamaan ini menjadi bagian integral dari agenda DPD Partai Golkar.
Momen perayaan Natal ini tidak hanya membawa pesan spiritual yang mendalam, tetapi juga berfungsi sebagai katalisator untuk memperkuat hubungan kekeluargaan antar warga. Di tengah dinamika masyarakat Jakarta yang beragam, acara semacam ini menjadi ruang penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas. Zaki Iskandar terpilih kembali sebagai Ketua DPD Golkar DKI Jakarta periode 2025-2030 pada Juli 2025, yang menegaskan kepemimpinannya dalam membawa Golkar DKI ke arah yang lebih inklusif.
Menolak Politisasi Agama: Golkar untuk Masyarakat Melek Politik
Zaki Iskandar secara eksplisit menolak anggapan bahwa Partai Golkar memanfaatkan kegiatan keagamaan untuk tujuan politik. Ia menekankan bahwa partai ini tidak ingin mempolitisasi agama, karena mencampuradukkan agama dan politik merupakan tindakan yang tidak dibenarkan. Sikap ini menunjukkan integritas partai dalam memisahkan ranah spiritual dan politik.
Menurutnya, tujuan utama dari kegiatan keagamaan seperti perayaan Natal adalah untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan. Partai Golkar berupaya agar masyarakat dapat memahami politik secara cerdas dan kritis, bukan justru menjadi objek politisasi melalui agama. Hal ini sejalan dengan visi partai untuk menciptakan masyarakat yang melek politik.
Partai Golkar menyelenggarakan acara seperti ini dengan tujuan mulia, yakni untuk memperkuat ikatan sosial di antara warga Jakarta. Ini adalah upaya untuk membangun jembatan komunikasi dan saling pengertian di tengah perbedaan. Dengan demikian, perayaan Natal menjadi simbol persatuan dan keharmonisan, bukan alat untuk meraih keuntungan politik sesaat.
Sumber: AntaraNews