Penyebab Kecelakaan Beruntun 5 Mobil di Tol Cileunyi
Sebanyak 5 unit mobil terlibat kecelakaan beruntun di ruas Tol Cileunyi KM 152 jalur B arah Bandung pada Rabu (21/5/2025) pagi.
Sebanyak 5 unit mobil terlibat kecelakaan beruntun di ruas Tol Cileunyi KM 152 jalur B arah Bandung pada Rabu (21/5/2025) pagi.
Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Danu Raditya Atmadja mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras melanda wilayah. Ini membuat jarak pandang pengemudi terbatas sehingga mengakibatkan 5 kendaraan mengalami tabrakan beruntun.
"Iya kejadian sekitar jam 06.45 WIB. Penyebabnya diduga karena cuaca dan jarak pandang," katanya saat dikonfirmasi.
Danu menjelaskan 5 mobil yang terlibat antara lain Toyota Kijang Innova, Daihatsu Xenia, Toyota Yaris, Toyota Avanza, dan Honda Brio. Peristiwa tersebut terjadi saat kendaraan melaju dari arah Cileunyi menuju Padalarang.
Setibanya di lokasi kejadian 5 kendaraan itu langsung mengalami kecelakaan. Terdapat kerusakan akibat benturan yang dialami kendaraan yang terlibat, namun Danu memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Akibat kecelakaan tersebut tidak terdapat korban luka maupun jiwa, tetapi kerusakan pada semua kendaraan yang terlibat," jelasnya.
Kini, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi, atus lalu lintas telah kembali normal. Danu berpesan kepada para pengguna kendaraan agar berhati-hati saat berkendara, terlebih saat musim hujan.
"Kami imbau masyarakat untuk tetap hati-hati dalam berkendara saat musim hujan," ungkapnya.
Kata BMKG
Terpisah, Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu menjelaskan sebagian wilayah Jawa Barat tengah memasuki masa peralihan dari musim hujan ke kemarau. Itu menurutnya ditandai dengan dengan tutupan awan konvektif yang berkurang signifikan.
"Sebagian wilayah Jawa Barat masih berada pada periode musim hujan, dan sebagian Jawa Barat bagian utara memasuki masa peralihan menuju awal musim kemarau," kata Rahayu, dalam keterangannya.
Rahayu mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan ringan. Meski, hujan diprediksi terjadi dalam skala lokal dan biasanya hanya terjadi singkat.
"Bagi yang sedang beraktivitas di luar ruangan apabila terjadi cuaca buruk berupa hujan maupun angin kencang diharapkan untuk berlindung di tempat yang aman," tutur dia.