Pengurus Masjid Kaget Mau Azan Tiba-Tiba Pengeras Suara Hilang
Saat kejadian kondisi masjid kosong karena para guru sedang mengajar mengaji di tempat lain.
Pengurus Masjid Yayasan Darul Tarbiyah Al Latief, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) dibuat kaget saat mengetahui alat pengeras suara hilang menjelang azan salat Ashar.
Setelah dicek, lemari besi penyimpanan juga dalam kondisi rusak.
Pembina Yayasan, Ustaz Mursyidul Ummah, mengatakan peristiwa itu baru diketahui ketika pengurus hendak menyalakan pengeras suara.
"Kami baru tahu pas mau salat Ashar. Kami sudah laporkan ke polisi," ujarnya, Selasa (26/8).
Terekam CCTV
Dari rekaman CCTV, pelaku diduga pasangan suami istri bersama seorang anak perempuannya.
Awalnya, mereka berpura-pura masuk ke toilet masjid, lalu kembali berputar-putar di area dalam.
"Dia pura-pura masuk WC, tapi pasutri ini terus memantau dan kemudian pergi ke sudut masjid," jelas Mursyidul.
Dalam rekaman itu, terlihat pasangan tersebut membawa tas ransel merah muda, Mereka gunakan tas tersebut untuk menyimpan mixer pengeras suara.
Bahkan, mereka sempat bolak-balik mencari alat untuk membongkar lemari besi sebelum akhirnya mengambil isi di dalamnya.
Kerugian Sekitar Rp5 Jutaan
Saat kejadian, kondisi masjid kosong karena para guru sedang mengajar mengaji di tempat lain.
Akibat pencurian ini, sejumlah barang hilang, di antaranya mixer sound analog, flashdisk, mikrofon, dan kabel. Kasus ini kini ditangani kepolisian setempat.
"Kerugian sekitar Rp5 jutaan, karena lemari besi juga dirusak pakai paku besi. Kami sangat menyayangkan, apalagi mereka mencuri sambil membawa anak. Itu memberi contoh yang tidak baik," ujar Mursyidul.