Pemprov Bengkulu Kejar Target 40 Ribu Sambungan Air Bersih SPAM Kobema di 2026
Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan 40 ribu sambungan air bersih baru melalui proyek SPAM Kobema hingga 2026, guna memastikan akses air bersih bagi masyarakat di tiga wilayah.
Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah gencar merealisasikan target 40 ribu sambungan air bersih baru melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, Seluma (Kobema). Proyek strategis nasional ini diharapkan tuntas pada tahun 2026, menjangkau lebih banyak keluarga.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, menyatakan bahwa saat ini sekitar 12 ribu sambungan sudah siap untuk dioperasikan. Upaya ini merupakan bagian integral dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan air bersih yang vital bagi warga di tiga wilayah tersebut. Selain itu, kolaborasi erat antara pemerintah provinsi dan PDAM kabupaten/kota menjadi kunci utama keberhasilan proyek ini.
Kolaborasi Pemprov dan PDAM dalam Jaringan Distribusi
Pemerintah Provinsi Bengkulu memiliki peran sentral dalam pembangunan infrastruktur utama SPAM Kobema, khususnya pada pemasangan Jaringan Distribusi Utama (JDU). JDU ini akan menjadi tulang punggung penyaluran air bersih dari fasilitas pengolahan ke titik-titik distribusi.
Tejo Suroso menjelaskan bahwa setelah JDU terpasang, aliran air akan diserahkan kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di masing-masing kabupaten dan kota. PDAM kemudian bertanggung jawab penuh atas pemasangan sambungan baru langsung ke rumah-rumah warga.
Kerja sama yang solid antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan PDAM menjadi esensial untuk mencapai target 40 ribu sambungan. Proses ini memastikan bahwa air bersih dapat didistribusikan secara efisien dan merata ke seluruh masyarakat penerima manfaat.
Uji Coba dan Program Sambungan Gratis SPAM Kobema
Sebelum beroperasi penuh, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama pihak terkait akan melakukan uji coba menyeluruh terhadap operasional SPAM Kobema. Tahap uji coba ini penting untuk memastikan semua sistem berfungsi optimal sebelum layanan diberikan kepada masyarakat.
Rencananya, setelah uji coba selesai, layanan air bersih akan diberikan secara gratis selama satu bulan, diperkirakan hingga Februari 2026. Ini adalah langkah awal untuk memperkenalkan layanan kepada masyarakat dan mengidentifikasi potensi kendala.
Selain itu, Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII bekerja sama dengan Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu menyediakan 3 ribu kuota sambungan pipa air gratis. Program ini menargetkan masyarakat Kota Bengkulu yang berhak menerima bantuan, memastikan akses yang lebih luas.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, mengonfirmasi bahwa BWSS VII bertanggung jawab atas pemasangan pipa, sementara PDAM melakukan pendataan calon penerima. Air bersih yang disalurkan berasal dari pengolahan SPAM Kobema yang dikelola Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Provinsi Bengkulu.
Verifikasi Data dan Harapan Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih
Saat ini, Perumda Tirta Hidayah Kota Bengkulu sedang aktif mengumpulkan dan memverifikasi data calon penerima sambungan pipa gratis. Proses pendataan yang cermat ini memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Medy Pebriansyah menyatakan bahwa setelah proses verifikasi data rampung, pemasangan sambungan akan langsung dilakukan pada tahun 2026. Kecepatan dan ketepatan dalam proses ini sangat krusial untuk segera memenuhi kebutuhan air bersih.
Pemasangan sambungan pipa ini diharapkan dapat secara signifikan memenuhi kebutuhan vital masyarakat akan ketersediaan air bersih yang layak. Proyek SPAM Kobema ini menjadi harapan besar bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan warga di wilayah Bengkulu.
Sumber: AntaraNews