Pemkab Pasaman Barat Gencarkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat telah memulai pemeriksaan kesehatan hewan kurban untuk memastikan kelayakan dan keamanan konsumsi jelang Idul Adha 1447 Hijriah/2026, dengan melibatkan tim medis yang siaga penuh.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat, telah memulai serangkaian pemeriksaan kesehatan terhadap hewan ternak, khususnya sapi, yang akan dijadikan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Langkah proaktif ini diambil untuk menjamin seluruh hewan kurban memenuhi standar syariat Islam dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Pemeriksaan awal ini dilakukan di berbagai kandang ternak yang tersebar di wilayah Pasaman Barat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasaman Barat, Afrizal, menyatakan bahwa pemeriksaan akan semakin diintensifkan tujuh hari menjelang Idul Adha. Peningkatan intensitas ini mengingat perkiraan lonjakan kedatangan hewan kurban pada periode tersebut. Tim khusus telah dibentuk untuk melaksanakan tugas penting ini.
Untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan, Pemkab Pasaman Barat telah menyiapkan sumber daya manusia yang memadai. Sebanyak tujuh dokter hewan, 12 paramedis, dan 20 tenaga pembantu peternakan siap bertugas. Kesiapan tim ini diharapkan dapat menjangkau seluruh hewan kurban yang ada di Pasaman Barat, memastikan kesehatan dan kelayakannya sebelum disembelih.
Tahapan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban
Pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Pasaman Barat terbagi menjadi dua tahapan utama, yaitu ante mortem dan post mortem. Pemeriksaan ante mortem adalah tahap awal yang dilakukan sebelum hewan disembelih. Prosedur ini mencakup pengamatan perilaku dan pemeriksaan fisik secara menyeluruh pada hewan kurban.
Aspek yang diperiksa meliputi kondisi mata, gigi, telinga, serta bagian tubuh lainnya untuk memastikan hewan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit atau kelainan. Tujuan utama pemeriksaan ante mortem adalah untuk memastikan hewan kurban layak dan memenuhi syarat syariat Islam. Selain itu, pemeriksaan ini juga bertujuan agar daging dan jeroan yang akan dikonsumsi masyarakat benar-benar sehat dan berkualitas tinggi.
Pemeriksaan ante mortem ini dilaksanakan di berbagai lokasi, mulai dari kandang ternak, tempat penampungan hewan kurban, hingga sentra-sentra pemasaran hewan kurban. Hal ini memastikan bahwa hewan yang diperjualbelikan telah melalui proses skrining kesehatan yang ketat. Setelah hewan dipotong, tahap selanjutnya adalah pemeriksaan post mortem.
Pemeriksaan post mortem dilakukan setelah proses pemotongan, dengan fokus pada organ dan karkas atau daging hewan. Pemeriksaan ini meliputi organ dalam seperti jantung, paru-paru, limpa, hati, dan usus, yang dipisahkan dari karkas. Selain itu, jaringan otot, limfoglandula, dan kuku juga tidak luput dari pemeriksaan untuk mendeteksi potensi penyakit atau kelainan yang mungkin tidak terdeteksi pada tahap ante mortem.
Kesiapsiagaan Petugas dan Pencegahan Penyakit
Meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Pasaman Barat, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama. Potensi kontaminasi penyakit selalu ada, sehingga tim medis terus menjaga kesiapsiagaan. Langkah antisipasi ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit yang dapat membahayakan hewan ternak dan kesehatan masyarakat.
Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasaman Barat juga telah melengkapi timnya dengan peralatan yang memadai. Perlengkapan seperti hand coon (sarung tangan) dan berbagai alat pemeriksaan lainnya telah disiapkan secara lengkap. Ketersediaan peralatan ini mendukung efektivitas dan sterilitas proses pemeriksaan.
Dengan adanya tim yang terlatih dan peralatan yang lengkap, Pemkab Pasaman Barat berupaya maksimal dalam menjaga kualitas hewan kurban. Upaya ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban. Kesiapan ini juga mencerminkan perhatian terhadap kesehatan hewan ternak secara keseluruhan.
Sumber: AntaraNews