PDTS KBS Jamin Kesejahteraan Satwa Prioritas Utama di Tengah Penyelidikan Hukum
Manajemen PDTS KBS menegaskan komitmennya terhadap Kesejahteraan Satwa KBS, memastikan perawatan dan pemeliharaan satwa tetap optimal meskipun sedang menghadapi proses penyelidikan hukum.
Manajemen Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) menjamin bahwa perawatan dan pemeliharaan satwa tetap menjadi prioritas utama. Hal ini ditegaskan di tengah proses penyelidikan yang sedang berlangsung oleh aparat penegak hukum. Stabilitas operasional lembaga konservasi ini menjadi fokus utama manajemen saat ini.
Direktur Operasional KBS, Nurika Widyasanti, menyatakan bahwa proses hukum yang tengah berlangsung tidak menghambat pelayanan pengunjung maupun standar perawatan koleksi satwa. Seluruh kebutuhan dasar satwa, mulai dari nutrisi hingga pemantauan kesehatan, tetap terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan Nurika di Surabaya, Minggu, 8 Februari.
PDTS KBS berkomitmen untuk terus meningkatkan Kesejahteraan Satwa KBS. Ini dilakukan melalui beberapa langkah strategis, memastikan fungsi kebun binatang sebagai destinasi wisata edukasi dan lembaga konservasi kebanggaan warga Surabaya tetap berjalan optimal.
Komitmen PDTS KBS terhadap Perawatan Satwa
Nurika Widyasanti menegaskan bahwa perawatan dan pemeliharaan satwa merupakan prioritas utama bagi PDTS KBS. "Seluruh kegiatan operasional dilaksanakan sesuai standar yang berlaku dan tetap berjalan sebagaimana mestinya," ujarnya. Manajemen memastikan kebutuhan dasar satwa terpenuhi, mulai dari nutrisi hingga pemantauan kesehatan, sesuai regulasi yang berlaku.
Sebagai lembaga konservasi, PDTS KBS berkomitmen meningkatkan Kesejahteraan Satwa KBS melalui berbagai upaya. Ini termasuk melakukan pengecekan medis secara rutin oleh tim dokter hewan. Pakan berkualitas juga disediakan, disesuaikan dengan kebutuhan gizi spesifik tiap spesies satwa.
Pengelolaan habitat didesain secara khusus untuk mendukung perilaku alami satwa di lingkungan asalnya. Langkah-langkah ini menunjukkan dedikasi KBS dalam menjaga kondisi optimal bagi seluruh koleksi satwanya.
Transparansi dan Kooperasi dalam Proses Hukum
Terkait proses hukum yang sedang berjalan, Nurika Widyasanti menyatakan sikap kooperatif dan menghormati prosedur yang dilakukan oleh aparat penegak hukum (APH). PDTS KBS menunjukkan keterbukaan penuh dalam menghadapi penyelidikan, serta siap memberikan informasi yang diperlukan.
Nurika juga menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur atas perhatiannya terhadap keberlangsungan perawatan satwa di KBS. Transparansi ini diambil sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik dan pemangku kepentingan.
"Kami menghargai proses yang berlangsung, karena kesejahteraan satwa kami tidak ada korelasinya dengan dokumen yang dilakukan penyelidikan, proses hukum tidak mengubah keberlangsungan operasional satwa," kata Nurika. Dirinya berharap, masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan objektif bahwa PDTS KBS tetap menjalankan fungsinya dengan baik sebagai destinasi wisata edukasi dan lembaga konservasi kebanggaan warga Surabaya.
Sumber: AntaraNews