Para Terpidana Kasus Vina Diperiksa sampai Tengah Malam, Semua Tegas Bantah Terlibat
Pemeriksaan berlangsung pada Senin (5/8) pagi hingga tengah malam. Selama proses pemeriksaan, para terpidana didampingi kuasa hukumnya.
Para terpidana dalam kasus pembunuhan Vina dan Rizky mendapatkan 40 sampai 50 pertanyaan penyidik dari Bareskrim Polri. Mereka menegaskan tidak berada di lokasi kejadian dan tidak terlibat dalam peristiwa yang terjadi tahun 2016.
- Dugaan Laporan Palsu Aep dan Dede, Bareskrim Periksa 7 Terpidana Kasus Kematian Vina Cirebon
- Laporkan Iptu Rudiana, Ayah Terpidana Kasus Vina Cirebon: Anak Saya Tidak Salah Tolong Bebaskan
- Praperadilan Pegi Setiawan Dikabulkan Hakim, Penetapan Tersangka Pembunuh Vina Tidak Sah
- Linda yang Sempat Disebut Kerasukan Arwah Vina Bakal Diperiksa Polisi
Diketahui, para terpidana dimintai keterangan penyidik sebagai tindak lanjut dari laporan kuasa hukum mengenai kesaksian palsu yang disampaikan Dede dan Aep sebagai saksi dalam kasus ini.
Terpidana dalam kasus pembunuhan Vina dan Rizky ditahan di tempat berbeda. Rivaldi, Sandi, Hadi dan Supriyanto menjalani pemeriksaan secara tertutup di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kebonwaru, Kota Bandung. Sisanya, yakni Eko Ramdhani dan Jaya di Lapas Jelekong, Kabupaten Bandung.
Pemeriksaan berlangsung pada Senin (5/8) pagi hingga tengah malam. Selama proses pemeriksaan, para terpidana didampingi kuasa hukum, yakni Roely Panggabean dan Jutek Bongso.
"(Pemeriksaan ini tindak lanjut) laporan kami ke Mabes Polri tentang Aep dan Dede yang menurut pandangan terpidana telah memberikan kesaksian palsu di bawah sumpah sehingga merugikan yang mana akhirnya mereka divonis seumur hidup," ucap dia.
"Semua menyatakan mereka tidak berada di tempat kejadian perkara mereka menyatakan berada di warung Bu Nining, kemudian di Pak Adi lalu tidur di rumah Ketua RT Pasren," Roely melanjutkan.
Meski begitu, ada beberapa dari mereka lupa mengenai bukti keberadaan pada saat kejadian. Namun, soal waktu dan tanggal kejadian, mereka mengingatnya.
"Secara umum mereka mengingat tanggal dan waktu kejadian. Total terdapat 40 hingga 50 pertanyaan yang diajukan kepada para terpidana,” pungkasnya.
- BSI Buka Layanan Weekend Banking di 504 Kantor Cabang Sepanjang September 2024, Cek Lokasinya
- Gandeng Lion Air, Pertamina Patra Niaga Tambah Lokasi Pelayanan Avtur di Luar Negeri
- Viral Pengemudi Pajero Diduga Stafsus BIN Pamer Pistol Saat Cekcok dengan Warga
- Uskup Agung Jakarta Ungkap Paus Fransiskus sangat Terharu dengan Jokowi
- Pramono Anung Sindir RK: Warga Jakarta Utara Tak Mimpi Wilayahnya Jadi Dubai
Berita Terpopuler
-
VIDEO: Intip Lagi Momen-Momen Menyentuh Paus Fransiskus di RI, Dicium 2 Kali Imam Besar Istiqlal
merdeka.com 06 Sep 2024 -
VIDEO: Kejutan Jokowi, Blak-blakan Sosok Faisal Basri "Pengoreksi Saat Pemerintah Tak Baik"
merdeka.com 06 Sep 2024 -
VIDEO: Respons Jokowi, Angkat Tangan Ada 41 Kotak Kosong di Pilkada 2024 "Yaa Proses Demokrasi"
merdeka.com 06 Sep 2024 -
VIDEO: Sampai Ngantuk, Jokowi Terpukau Aksi Martin Paes saat Timnas Indonesia 1-1 Lawan Arab
merdeka.com 06 Sep 2024 -
Resmikan Gedung Baru RSUP Wahidin Makassar, Presiden Jokowi Ingin Tekan Kematian Ibu dan Anak
merdeka.com 06 Sep 2024