Panglima TNI Rotasi 177 Pati, Wakasau hingga Danpaspampres Diganti
TNI menyebut otasi jabatan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran di tubuh organisasi.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan rotasi 117 pejabat tinggi (Pati) dalam tubuh TNI. Ratusan Pati dirotasi itu terdiri dari 47 Pati TNI Angkatan Darat, 30 Pati TNI Angkatan Laut, dan 40 Pati TNI Angkatan Udara, Selasa (27/5).
Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 yang ditetapkan pada 27 Mei 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
Sejumlah posisi strategis perwira tinggi ditempati pejabat baru berdasarkan rotasi jabatan ini adalah Marsdya TNI Andyawan Martono Putra yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Wakasau) menjadi Staf Khusus Kasau.
Andyawan menjabat Wakasau sejak 17 November 2023, dan rotasi kali ini akan ditempatkan di jabatan baru sebagai Staf Khusus Kasau karena dalam rangka dipersiapkan menduduki jabatan Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohahudnas).
Posisi Andyawan akan digantikan oleh Marsda TNI Tedi Rizalihadi yang sebelumnya menjabat sebagai Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas).
Untuk menggantikan Tedi sebagai Pangkoopsudnas, Panglima TNI telah mempersiapkan Marsda TNI Minggit Tribowo yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Operasi (Kasau).
Marsma TNI Suliono pun ditunjuk menggantikan Minggit menduduki jabatan sebagai Asops Kasau, meninggalkan jabatan sebelumnya yakni Asren Koopsudnas.
Selain Wakasau dan Pangkoopsudnas, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres), Panglima Kodam Jayakarta (Pangdam Jaya), hingga Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) juga dirotasi.
Penjelasan TNI
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan, rotasi jabatan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran di tubuh TNI.
"Mutasi ini bukan sekadar proses administratif, tapi merupakan strategi pembinaan karier dan penyegaran organisasi untuk meningkatkan efektivitas tugas," ujar Kristomei sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (28/5).
Menurut dia, rotasi jabatan ini juga merupakan bukti dari kesiapan TNI dalam memperkuat jajaran demi menghadapi dinamika pertahanan di dalam maupun luar negeri.
Dengan adanya rotasi jabatan ini, Kristomei berharap Mabes TNI dapat memberikan kinerja terbaik demi melindungi dan memperkuat pertahanan negara.
"Rotasi ini menjadi bukti nyata komitmen Panglima TNI dalam mendorong modernisasi dan peningkatan kinerja satuan, sejalan dengan visi TNI yang Prima (profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif)," kata Kristomei.