Dimutasi dari Pangkogabwilhan I, Anak Try Sutrisno Digantikan Eks Ajudan Jokowi
Anak Try Sutrisno Letjen Kunto Arief dimutasi dari Pangkogabwilhan I menjadi Stafsus Kasad.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memutasi Letjen TNI Kunto Arief Wibowo yang semula menjabat Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I menjadi Staf Khusus Kepala Staf TNI AD (Kasad). Posisi Letjen Kunto yang merupakan putra wakil presiden ke-6 RI Try Sutrisno sebagai Pangkogabwilhan I digantikan Laksamana Muda TNI Hersan.
Laksda Hersan yang merupakan mantan ajudan presiden ke-7 RI Joko Widodo pada tahun 2014 ini diketahui saat ini menjabat Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III. Mutasi itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 yang diteken oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Jakarta, Selasa (29/4).
Selain Letjen Kunto, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memutasi, merotasi, dan memberikan promosi kepada 237 perwira tinggi (pati) dari tiga matra TNI.
Dari 237 perwira tinggi yang masuk dalam daftar mutasi, rotasi, dan promosi terbaru itu, sebanyak 109 perwira tinggi, di antaranya berasal dari matra darat (TNI AD), 64 perwira tinggi lainnya dari TNI Angkatan Laut, dan 64 pati dari TNI Angkatan Udara.
Daftar Pati TNI Dimutasi
Tidak hanya Pangkogabwilhan I, jabatan strategis lainnya yang juga masuk dalam daftar mutasi terbaru Panglima TNI, antara lain, Pangkoarmada III (yang bermarkas di Sorong, Papua Barat Daya), saat ini diisi oleh Laksda TNI H. Krisno Utomo, kemudian Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) saat ini diisi oleh Laksda TNI Rudhi Aviantara I.H., kemudian beberapa jabatan kepala BIN daerah (kabinda).
Jabatan Kabinda Kalimantan Timur saat ini diisi oleh Kolonel Inf. Priyanto Eko Widodo, yang mendapatkan promosi dari jabatan sebelumnya sebagai Agen Intelijen Ahli Madya, kemudian Kabinda Sulawesi Utara saat ini diisi oleh Kolonel Arm. Jonny Marpaung, yang juga mendapatkan promosi dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Bagian Operasi BIN Daerah Sulawesi Utara.
Alasan Mutasi Letjen Kunto
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar karena bagian dari pembinaan personel sekaligus untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang.
"Mutasi ini adalah bagian dari sistem pembinaan personel sekaligus kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang," kata Brigjen TNI Kristomei di Jakarta, Rabu (30/4).
Kapuspen mengatakan bahwa para perwira tinggi yang mengemban jabatan baru dapat melaksanakan amanah dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme.