Pangdam XIII Harap Prajurit Muda Profesional dan Dekat dengan Rakyat
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menekankan pentingnya prajurit muda profesional yang adaptif dan berkarakter, serta dekat dengan rakyat setelah menyelesaikan Dikmaba.
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus secara resmi menutup Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026 pada Sabtu, 25 April 2026. Acara penutupan ini berlangsung di Minahasa Selatan, menandai berakhirnya masa pendidikan dasar bagi para prajurit siswa. Ini merupakan momen penting bagi pembentukan karakter dan profesionalisme calon Bintara TNI AD.
Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan harapan besar kepada para lulusan Dikmaba. Beliau menekankan agar prajurit muda profesional ini menjadi sosok yang adaptif, cerdas, dan berkarakter. Mereka diharapkan mampu menjawab dinamika tantangan tugas yang terus berkembang di lapangan, baik di lingkungan militer maupun masyarakat.
Pangdam juga mengingatkan pentingnya kedekatan dengan rakyat sebagai bagian tak terpisahkan dari tugas mereka. Keberhasilan menyelesaikan pendidikan ini merupakan hasil kerja keras, disiplin tinggi, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan selama proses pendidikan. Para prajurit muda kini siap untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.
Pembekalan Kuat untuk Prajurit Muda Profesional
Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, menegaskan keyakinannya bahwa para lulusan Dikmaba telah dibekali dengan kuat. Mereka diharapkan menjadi prajurit muda profesional, tangguh, dan membanggakan bagi satuan, bangsa, serta negara. Pendidikan ini telah berhasil membentuk mental, fisik, dan karakter calon Bintara TNI AD secara komprehensif.
Upacara penutupan Dikmaba ini secara resmi mengakhiri masa pendidikan dasar yang telah dijalani oleh para prajurit siswa. Dengan demikian, mereka kini menyandang status sebagai Bintara TNI AD. Para Bintara muda ini siap memasuki tahap pengabdian di satuan masing-masing setelah menyelesaikan pendidikan kecabangan yang relevan.
Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan ucapan selamat tulus kepada seluruh Bintara muda atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan dengan baik. Keberhasilan ini adalah buah dari dedikasi, ketekunan, dan kerja keras yang luar biasa selama mengikuti seluruh rangkaian pendidikan. Semangat pantang menyerah menjadi kunci utama dalam mencapai titik ini.
Menjaga Integritas dan Kedekatan dengan Rakyat
Pangdam juga memberikan apresiasi tinggi kepada Danrindam XIII/Merdeka beserta jajarannya, para Gumil, dan pelatih. Dedikasi mereka dalam mendidik dan membentuk prajurit menjadi sosok yang tanggap, tanggon, dan trengginas sangat dihargai. Status sebagai Bintara bukan hanya sebuah kebanggaan pribadi, melainkan juga tanggung jawab besar terhadap institusi dan masyarakat.
Prajurit muda diingatkan bahwa setelah menyelesaikan pendidikan kecabangan, mereka akan ditempatkan di berbagai wilayah tugas. Beberapa di antaranya merupakan daerah dengan tingkat tantangan dan risiko tinggi. Oleh karena itu, kesiapan mental dan fisik sangat krusial dalam menghadapi medan tugas yang beragam.
Mayjen TNI Mirza Agus menekankan beberapa hal penting sebagai pedoman hidup bagi setiap prajurit. Mereka harus senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Pedoman ini menjadi landasan moral, etika, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas serta interaksi dengan rakyat.
Sumber: AntaraNews