Manado – Panglima Kodam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, menegaskan bahwa para bintara baru merupakan prajurit muda yang dituntut memiliki kematangan mental yang kuat. Penekanan ini disampaikan selain pentingnya kesiapan fisik, moral, disiplin, serta jiwa kepemimpinan yang mumpuni.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pangdam Mirza pada upacara penutupan Dikmaba TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2025 dan Diktukba TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Acara penting ini berlangsung di Lapangan Upacara Secaba Rindam XIII/Merdeka, Amurang, pada hari Rabu, 7 Januari 2026.
Sebagai pemimpin lapangan tingkat pertama, para bintara baru diharapkan mampu menjadi teladan bagi anggotanya. Mereka juga harus mampu membina serta mengayomi setiap prajurit yang berada di bawah kepemimpinannya.
Advertisement
Advertisement
Mayjen TNI Mirza Agus secara khusus mengingatkan seluruh bintara baru untuk senantiasa memegang teguh nilai-nilai dasar keprajuritan. Hal ini mencakup loyalitas tanpa batas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.
Selain itu, prajurit muda juga harus menjunjung tinggi disiplin, tanggung jawab, semangat juang, dan jiwa korsa yang kuat. Seluruh nilai tersebut wajib diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari mereka.
Pedoman utama yang harus selalu dipegang teguh adalah Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Ini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter prajurit yang profesional dan berintegritas.
Advertisement
Kematangan mental prajurit muda menjadi krusial dalam menghadapi berbagai tantangan tugas. Mereka diharapkan mampu mengambil keputusan yang tepat di lapangan serta menjaga moral pasukan.
Advertisement
Pangdam XIII/Merdeka juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Danrindam XIII/Merdeka. Apresiasi ini juga ditujukan kepada seluruh jajaran Gumil dan pelatih yang telah berdedikasi tinggi.
Dedikasi, kerja keras, dan pengabdian mereka sangat vital dalam menyelenggarakan pendidikan ini. Hasilnya adalah berhasil mencetak bintara-bintara TNI AD yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pemerintah daerah serta masyarakat sekitar wilayah Amurang. Dukungan dan kerja sama mereka selama proses pendidikan berlangsung sangat membantu kelancaran program.
Advertisement
Pangdam secara khusus memberikan penghargaan dan terima kasih kepada para orang tua dan keluarga bintara yang baru dilantik. Doa, dukungan, serta keikhlasan mereka adalah kekuatan besar bagi para prajurit.
Advertisement
Pangdam Mirza berharap para orang tua dan keluarga dapat terus merelakan serta mendukung putra-putrinya. Sejak saat ini, mereka telah mengikatkan diri untuk mengabdikan jiwa dan raganya kepada bangsa dan negara.
Para siswa secara resmi telah dilantik menjadi bintara TNI Angkatan Darat dengan pangkat sersan dua. Pelantikan ini menandai berakhirnya pendidikan Dikmaba selama dua bulan dan Diktukba selama satu bulan.
Pengabdian kepada negara bukan hanya tugas, tetapi juga kehormatan bagi setiap prajurit. Dukungan penuh dari keluarga menjadi pendorong semangat dalam menjalankan setiap misi.
Advertisement
Dengan kematangan mental prajurit muda dan dukungan semua pihak, TNI Angkatan Darat diharapkan semakin kuat. Mereka siap menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sumber: AntaraNews