Pancasila Akan Diujikan di Tes Kemampuan Akademik, Ini Usulan BPIP
Wakil Kepala BPIP Rima Agristina menjelaskan, pihaknya ingin soal terkait Pancasila dalam TKA.
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi mengusulkan agar materi Pendidikan Pancasila dimasukkan dalam soal mata pelajaran (mapel) wajib Tes Kemampuan Akademik (TKA). Semisal, kata dia dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
"Di sini saya mengusulkan agar Pendidikan Pancasila ini menjadi (bagian) mata ujian nasional. Tapi supaya tidak menambah beban, misalnya mata pelajarannya itu bahasa Indonesia tapi pertanyaan nya itu isinya tentang Pancasila, bahasa Inggris juga begitu," kata Yudian dalam acara Rakornas "Pembentukan Karakter Anak Bangsa melalui Efektivitas Penerapan Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Agama pada Satuan Pendidikan RA, MI, MTs, MA/MAK" di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/7).
Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala BPIP Rima Agristina menjelaskan, pihaknya ingin soal terkait Pancasila dalam TKA tidak hanya hadir di mata pelajaran Pendidikan Pancasila. BPIP, kata Rima menilai hal tersebut penting agar siswa tetap dapat mempelajari Pancasila di mapel-mapel lain.
"Jadi, pembelajaran bahasa pun pertanyaannya bisa berkaitan dengan Pancasila. Belajar bahasa Inggris pun itu pertanyaannya bisa terkait dengan Pancasila," ucap Rima.
Ia tak menampik bahwa mata pelajaran Pancasila adalah etika dari pembelajaran keseluruhan ilmu pengetahuan yang kita laksanakan di dalam pembelajaran di sekolah. Namun, penyisipan materi Pendidikan Pancasila di mapel wajib juga perlu dilakukan, sehingga karakter anak Indonesia terkait Pancasila lebih terbangun.
Oleh karenanya, Rima berharap agar materi Pendidikan Pancasila terus dikuatkan di sekolah-sekolah. Hal itu, lanjut dia bisa dilakukan dengan menggunakan buku teks utama Pendidikan Pancasila yang telah dibuat BPIP Bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Adapun dalam acara Rakornas ini, BPIP bekerja sama dengan Kemendikdasmen meluncurkan buku teks utama (BTU) Pendidikan Pancasila jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
BTU ini disusun bersama 120 ahli dari berbagai bidang dan terdiri dari 24 buku siswa dan guru. BTU berisi materi Pendidikan Pancasila yang sesuai dengan fakta sejak kelahiran Pancasila, perumusan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, serta pandangan hidup bangsa.