Operasi Ketupat 2025 Dimulai 23 Maret, Polri Siapkan 2.835 Posko
Gelar pasukan akan dilakukan secara dinamis di berbagai wilayah, dengan pemantauan virtual oleh Kapolri untuk memastikan kesiapan.
Polri menjadwalkan Operasi Ketupat 2025 mulai 23 Maret hingga 8 April 2025 untuk mengawal arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dijadwalkan memimpin gelar pasukan di Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis, 20 Maret 2025.
“Besok untuk gelar pasukan ini akan dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2025 tepatnya di Surabaya, Jawa Timur, dan akan dipimpin langsung oleh Bapak Kapolri, serta juga dihadiri oleh Bapak Panglima TNI,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (19/3).
Trunoyudo menambahkan, gelar pasukan ini bertujuan meningkatkan sinergitas dan soliditas antarinstansi, termasuk kementerian dan stakeholder terkait.
“Surabaya juga merupakan salah satu target pengamanan karena menjadi tujuan utama pemudik dari berbagai daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan daerah lainnya,” jelasnya.
Selain itu, Trunoyudo mengungkapkan bahwa gelar pasukan akan dilakukan secara dinamis di berbagai wilayah, dengan pemantauan virtual oleh Kapolri untuk memastikan kesiapan di seluruh daerah.
“Kapolri juga akan menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Jawa Timur sebagai bagian dari agenda Operasi Ketupat 2025,” lanjutnya.
2.835 Posko Layanan Mudik
Trunoyudo mengingatkan seluruh personel untuk menjalankan tugas sesuai SOP guna memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik. Satgas Humas menurunkan 43 personel dalam operasi ini.
“Hari ini telah digelar personel serta perlengkapan yang akan digunakan, termasuk kendaraan dan alat utama dalam melaksanakan tugas, serta skema kerja menghadapi Operasi Ketupat,” ujarnya.
Menurutnya, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 146,47 juta orang, sekitar 52 persen dari populasi Indonesia. Selain itu, terdapat 126.736 objek yang menjadi fokus pengamanan.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 27-28 Maret 2025, sementara puncak arus balik kemungkinan berlangsung pada 5-6 April 2025.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak terjadi penumpukan di titik-titik tertentu,” katanya.
Operasi Ketupat 2025 resmi dimulai pada Kamis, 20 Maret 2025, dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung gelar pasukan di Surabaya. Sebanyak 164.295 personel gabungan diterjunkan dengan dukungan 2.835 posko layanan arus mudik.
“Peran Humas sangat penting, mulai dari tahap awal hingga pengakhiran operasi, serta bersinergi dengan rekan-rekan media dalam memberikan informasi kepada masyarakat,” pungkas Trunoyudo.