Murung Raya Tingkatkan Profesionalisme Juru Sembelih Halal Melalui Sertifikasi
Pemerintah Kabupaten Murung Raya mendukung penuh peningkatan profesionalisme juru sembelih halal (juleha) melalui program sertifikasi, memastikan produk pangan yang aman dan sesuai syariat Islam.
Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, menunjukkan komitmennya dalam menjamin ketersediaan produk pangan halal bagi masyarakat. Hal ini diwujudkan melalui dukungan terhadap peningkatan profesionalisme juru sembelih halal (juleha) di wilayah tersebut. Inisiatif ini digagas oleh organisasi pekerja juleha setempat dengan tujuan menciptakan standarisasi dan kompetensi tinggi.
Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menegaskan pentingnya sertifikasi bagi para juru sembelih. Menurutnya, sertifikasi ini akan menjadi jaminan keamanan produk pangan yang dihasilkan. Selain itu, sertifikasi juga membuka peluang usaha bagi para juleha untuk memenuhi syarat sebagai penyuplai daging halal.
Pelatihan dan sertifikasi ini diharapkan tidak hanya membekali peserta dengan tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam. Lebih dari itu, program ini juga menekankan aspek perlakuan terhadap hewan yang akan disembelih serta kesehatan hewan. Ini merupakan langkah strategis dalam memastikan seluruh proses penyembelihan memenuhi kaidah halalan thoyiban.
Mendorong Standarisasi dan Kompetensi Juru Sembelih Halal
Pemerintah Kabupaten Murung Raya secara aktif mendorong agar setiap juru sembelih halal memiliki sertifikasi profesional. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan standarisasi yang jelas dan memastikan bahwa setiap juru sembelih memiliki kompetensi tinggi serta dedikasi. Rahmanto Muhidin menyatakan bahwa juru sembelih adalah ujung tombak penentu kehalalan daging yang dikonsumsi masyarakat.
Sertifikat halal tidak hanya berfungsi sebagai bukti kompetensi, tetapi juga menjamin keamanan produk pangan secara keseluruhan. Dengan adanya sertifikasi, masyarakat dapat lebih percaya diri dalam mengonsumsi daging yang telah disembelih. Ini juga memberikan kepercayaan kepada pelaku usaha terkait pengadaan daging halal.
Peningkatan profesionalisme ini diharapkan dapat menghasilkan juru sembelih yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan praktik terbaik. Aspek perlakuan terhadap hewan sebelum disembelih menjadi perhatian utama. Kesehatan hewan juga merupakan faktor krusial yang harus diperhatikan dalam seluruh proses penyembelihan.
Persiapan Idul Adha dan Kolaborasi Lintas Sektor
Pelatihan juru sembelih halal ini memiliki relevansi tinggi, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Ketua Juleha Murung Raya, Bahran, menjelaskan bahwa salah satu tujuan pelatihan adalah mempersiapkan juru sembelih profesional untuk penyembelihan hewan kurban. Kebutuhan akan juru sembelih yang kompeten sangat tinggi menjelang perayaan Idul Adha.
Wakil Bupati Murung Raya juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara pelatihan juleha atas koordinasi dan kolaborasi yang terjalin. Pelatihan ini melibatkan berbagai instansi dan organisasi keagamaan di Kabupaten Murung Raya. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung ekosistem halal di daerah.
Sebanyak 112 peserta mengikuti pelatihan ini, yang sebagian besar berasal dari pengurus masjid di Kota Puruk Cahu dan desa-desa terdekat. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ketua DPP Juleha Indonesia Muhammad Ali Subarkah, Ketua Juleha Kalteng Nanang Fahrurrazi, dan Kepala Kemenag Murung Raya Marzuki Rahman turut memeriahkan acara. Ini menunjukkan dukungan luas dari berbagai pihak terhadap program sertifikasi juleha.
Sumber: AntaraNews