Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah di wilayah tersebut. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah peningkatan kualitas juru sembelih halal. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan produk daging halal yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.
Kepala BI Perwakilan Sulut, Joko Supratikto, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mendukung halal value chain. Dengan demikian, masyarakat di Sulawesi Utara dapat mengonsumsi daging hasil sembelihan yang terjamin kehalalan dan keamanannya. Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat jaminan produk halal di Indonesia.
Kerja sama erat terjalin antara Bank Indonesia dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Program Juru Sembelih Halal (Juleha) untuk menyelenggarakan pelatihan. Pelatihan ini juga dilengkapi dengan sertifikasi berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sebanyak 20 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Utara telah mengikuti program peningkatan kompetensi ini.
Advertisement
Advertisement
Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara secara aktif mendukung penguatan ekosistem halal di daerah. Melalui pelatihan dan sertifikasi juru sembelih halal, BI berupaya menciptakan rantai nilai produk halal yang terintegrasi dan terpercaya. Ketersediaan juru sembelih yang kompeten dan tersertifikasi menjadi fondasi penting dalam menjamin kehalalan produk hewani di pasaran.
Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga pada standar keamanan pangan. Sertifikasi BNSP memastikan bahwa para juru sembelih memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai sesuai dengan standar nasional. Hal ini krusial untuk menjaga kualitas dan higienitas produk daging yang akan dikonsumsi masyarakat.
Joko Supratikto menegaskan bahwa program ini turut mendukung implementasi kebijakan pemerintah dalam penguatan jaminan produk halal. Salah satu dukungan nyata adalah terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang memerlukan pasokan bahan pangan halal dan berkualitas. Dengan demikian, peran juru sembelih halal menjadi sangat vital dalam menjaga integritas program tersebut.
Advertisement
Advertisement
Peningkatan kualitas juru sembelih halal di Sulawesi Utara diharapkan membawa dampak positif yang signifikan terhadap ekonomi syariah. Dengan semakin terjaminnya ketersediaan produk halal, kepercayaan konsumen akan meningkat, yang pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan industri halal lokal. Ini menciptakan peluang bisnis baru dan memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai destinasi ramah muslim.
Selain itu, program ini juga diproyeksikan akan meningkatkan kunjungan wisatawan domestik ke Sulawesi Utara. Ketersediaan kuliner halal seringkali menjadi pertimbangan utama bagi wisatawan muslim dalam memilih destinasi. Dengan adanya jaminan kuliner halal, wisatawan domestik diharapkan tidak lagi ragu untuk menjelajahi keindahan dan keragaman budaya di Sulut.
“Kami harap wisatawan domestik tidak ragu lagi berkunjung ke Sulut, karena sudah ada kuliner halal,” ujar Joko Supratikto. Pernyataan ini menggarisbawahi optimisme BI bahwa inisiatif ini akan berkontribusi pada peningkatan sektor pariwisata daerah, menjadikannya lebih inklusif dan menarik bagi segmen pasar yang lebih luas.
Advertisement
Advertisement
Pelatihan dan Sertifikasi Juru Sembelih Halal yang diselenggarakan di Sulawesi Utara melibatkan 20 peserta. Mereka merupakan perwakilan dari masing-masing kabupaten/kota di provinsi tersebut, menunjukkan cakupan program yang luas. Kerjasama dengan DPP Juleha memastikan materi pelatihan relevan dan praktis, mencakup aspek syariat dan teknis penyembelihan.
Sertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) memberikan pengakuan resmi terhadap kompetensi para juru sembelih. Ini tidak hanya meningkatkan profesionalisme mereka, tetapi juga memberikan jaminan kualitas kepada masyarakat dan industri. Standar BNSP memastikan bahwa proses penyembelihan dilakukan secara benar, higienis, dan sesuai dengan kaidah halal.
Program ini menjadi langkah konkret dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas di sektor halal. Dengan adanya juru sembelih halal yang tersertifikasi, Sulawesi Utara semakin siap untuk memenuhi kebutuhan pasar produk halal yang terus berkembang, baik untuk konsumsi lokal maupun untuk mendukung industri pariwisata.
Advertisement
Sumber: AntaraNews