Mobil Mercy Ditemukan Ringsek Tertimbun Reruntuhan Bangunan Musala di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo
Mobil itu kemudian diangkut menggunakan truk dan disebut langsung dibawa menuju rumah Kiai.
Di tengah proses pencarian para santri yang tertimbun reruntuhan bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, petugas menemukan pemandangan tak biasa: sebuah mobil sedan mewah berwarna hitam dalam kondisi ringsek parah tertimbun puing-puing bangunan.
Mobil itu kemudian diangkut menggunakan truk dan disebut langsung dibawa menuju rumah Kiai.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, membenarkan adanya proses evakuasi kendaraan dari lokasi.
Namun, ia menegaskan bahwa prioritas utama tim adalah mengevakuasi korban manusia, bukan benda.
“Untuk evakuasi mobil, kami fokus di evakuasi dari korban-korban ataupun manusianya,” ujar Nanang, Minggu (5/10).
Sementara itu, Kepala TPA Griyo Mulyo Jabon Sidoarjo, Hajid Arif Hidayat, mengonfirmasi bahwa mobil tersebut dievakuasi dan diangkut menggunakan truk milik Dinas PU dan langsung menuju kediaman pengasuh ponpes.
“Iya, ada mobil yang dievakuasi. Yang bawa truk dari Dinas PU, dan katanya langsung ke rumah Pak Kiai, dikawal para santri,” kata Hajid.
Pemilik Mobil
Namun, Hajid mengaku tidak mengetahui secara pasti siapa pemilik mobil tersebut maupun mereknya. Sebab, kendaraan itu tidak melalui proses penyimpanan di tempat pembuangan sementara (TPU Jambon) seperti puing-puing lainnya.
“Kalau reruntuhan, semua kami bawa ke city line dan sterilkan areanya. Tapi untuk mobil itu kami tidak pegang karena langsung diangkut truk PU. Informasinya memang dibawa ke rumah Kiai,” jelasnya.
Ia menambahkan, mobil dalam kondisi sangat rusak berat sehingga sulit dikenali.
“Bentuknya sudah seperti kaleng penyok, nggak karuan. Saya nggak tahu itu mobil apa, tapi memang diangkat dari lokasi reruntuhan,” ujarnya.
Dari sejumlah foto yang beredar, tampak mobil sedan hitam itu ringsek nyaris tak berbentuk.
Sekilas, velg yang menempel menyerupai milik Mercedes-Benz C-Class, meski belum ada konfirmasi resmi terkait jenis maupun kepemilikannya.
Diketahui, bangunan tiga lantai yang difungsikan sebagai musala di area Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin, 29 September 2025, sekitar pukul 15.35 WIB.
Saat kejadian, para santri tengah melaksanakan salat Asar berjamaah.
Hingga Minggu (5/10/2025) pukul 03.24 WIB, total 141 korban berhasil dievakuasi: 104 orang selamat dan 37 meninggal dunia. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap 26 orang yang diduga masih tertimbun.
Pembersihan puing kini difokuskan pada sisi utara bangunan yang terpisah dari struktur utama. Proses evakuasi berlangsung hati-hati, mengingat kondisi bangunan yang masih rawan runtuh susulan.