Misteri Terkuak: Dua Petani Hilang Ditemukan Terkubur di Kebun Alpukat Singkawang
Polres Singkawang intensif selidiki kasus **penemuan mayat di kebun alpukat** yang menggemparkan. Dua petani dilaporkan hilang, kini ditemukan terkubur misterius. Apa motif di baliknya?
Dua mayat laki-laki ditemukan terkubur di kebun alpukat di Kelurahan Sijangkung, Kecamatan Singkawang Selatan, Kalimantan Barat. Penemuan mengejutkan ini terjadi pada Sabtu (13/9) siang oleh warga setempat. Kejadian ini segera dilaporkan kepada pihak berwenang.
Identitas kedua korban telah terungkap sebagai EA (23) dan H (32), keduanya merupakan petani. Mereka adalah warga Jalan Nunga, Kelurahan Sanggau Kulor, Kecamatan Singkawang Timur. Keduanya telah dilaporkan hilang oleh keluarga sejak Rabu (10/9) lalu.
Kepala Kepolisian Sektor Singkawang Selatan, Inspektur Polisi Satu Aditya Arya Nugroho, membenarkan penemuan ini. Warga curiga melihat gundukan tak wajar berisi sampah rumput dan batu di kebun tersebut. Setelah digali, mereka mendapati mayat dengan pakaian lengkap.
Penemuan Mengejutkan oleh Warga
Penemuan dua mayat ini bermula dari kecurigaan warga sekitar kebun alpukat di Sijangkung. Mereka melihat adanya gundukan tanah yang tidak biasa, ditutupi sampah rumput dan batu. Kondisi gundukan tersebut menimbulkan tanda tanya besar bagi warga yang melintas.
Setelah memberanikan diri untuk menggali gundukan tersebut, warga terkejut mendapati sesosok mayat laki-laki. Mayat tersebut masih mengenakan pakaian lengkap dan sarung pisau yang diduga milik korban. Kejadian ini lantas dilaporkan segera ke pihak kepolisian setempat.
Merespons laporan tersebut, personel Polres Singkawang dan Polsek Singkawang Selatan segera bergerak ke lokasi. Tim gabungan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti awal. Area penemuan mayat di kebun alpukat ini langsung diamankan.
Identifikasi Korban dan Proses Penyelidikan
Kedua korban **penemuan mayat di kebun alpukat** ini berhasil diidentifikasi sebagai EA (23) dan H (32). Keduanya berprofesi sebagai petani dan berasal dari Jalan Nunga, Kelurahan Sanggau Kulor. Keluarga korban sebelumnya telah melaporkan kehilangan mereka sejak 10 September.
Setelah identifikasi awal, kedua mayat segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Azis Singkawang. Evakuasi ini bertujuan untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk proses autopsi. Autopsi diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kematian kedua petani tersebut.
Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Singkawang terus bekerja keras. Mereka mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian dan meminta keterangan dari para saksi. Seluruh upaya ini dilakukan untuk mengungkap misteri di balik kasus penemuan mayat ini.
Upaya Pengungkapan Motif dan Pelaku
Polisi masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait **penemuan mayat di kebun alpukat** ini. Fokus utama adalah mengungkap penyebab kematian kedua korban secara detail. Pihak berwenang tidak mengesampingkan kemungkinan adanya tindak pidana.
Inspektur Polisi Satu Aditya Arya Nugroho menegaskan bahwa kasus ini masih dalam penanganan serius. "Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian korban dan kemungkinan adanya dugaan tindak pidana di balik peristiwa tersebut," ujarnya.
Satreskrim Polres Singkawang berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secepatnya. Mereka berupaya keras untuk menemukan titik terang dan menangkap pelaku jika terbukti ada unsur kejahatan. Publik diharapkan bersabar menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.
Sumber: AntaraNews