Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat, kini tengah melakukan penyelidikan intensif terkait Penemuan Mayat Kebun Sawit di Kecamatan Kinali. Sesosok jasad laki-laki tanpa identitas ditemukan pada Sabtu, 1 November, sekitar pukul 10.50 WIB, di area perkebunan kelapa sawit milik PT PMJ.
Penemuan mengejutkan ini pertama kali diketahui oleh Yuriati (30), seorang karyawan PT PMJ, saat ia bersama rekannya Yarlina (30) sedang melakukan penyemprotan lahan. Saksi melihat banyak biawak di sekitar lokasi, yang kemudian mendorongnya untuk mendekat dan menemukan bentuk tubuh manusia yang tidak utuh.
Setelah memastikan penemuan tersebut, Yuriati segera memanggil mandor Suyoto (45) dan melaporkan kejadian ini kepada pihak perusahaan. Polres Pasaman Barat telah membuka layanan pengaduan di Polsek Kinali bagi masyarakat yang kehilangan anggota keluarganya, sambil terus mengumpulkan informasi.
Advertisement
Advertisement
Detail Penemuan Mayat Kebun Sawit ini bermula ketika Yuriati dan Yarlina sedang bekerja di kebun PT PMJ. Keberadaan sejumlah biawak yang tidak biasa di satu titik menarik perhatian Yuriati, memicu rasa penasaran untuk memeriksa lebih dekat. Saat itulah ia menyadari adanya jasad manusia yang tergeletak di antara pepohonan sawit.
Kondisi mayat saat ditemukan sangat memprihatinkan, tergeletak telentang tanpa busana, dan bagian tubuhnya sudah tidak utuh. Bau busuk yang menyengat mengindikasikan bahwa korban telah meninggal beberapa waktu sebelum ditemukan. Penampakan ini membuat saksi dan rekan-rekannya terkejut dan segera mencari bantuan.
Mandor Suyoto yang berada sekitar 100 meter dari lokasi segera didatangkan untuk memastikan temuan tersebut. Setelah itu, laporan resmi disampaikan kepada pihak PT PMJ yang kemudian diteruskan ke aparat kepolisian. Proses pelaporan yang cepat memungkinkan tim kepolisian segera bertindak.
Advertisement
Advertisement
Menanggapi laporan Penemuan Mayat Kebun Sawit, Unit Inafis Reskrim Polres Pasaman Barat bersama anggota Polsek Kinali segera mendatangi lokasi kejadian. Tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh untuk mengumpulkan bukti-bukti yang mungkin bisa mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya. Setiap petunjuk kecil sangat berarti dalam kasus ini.
Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Kinali menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Proses autopsi diharapkan dapat memberikan informasi penting mengenai waktu kematian, penyebab, dan mungkin petunjuk identifikasi lainnya. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini.
Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menjelaskan, "Kita terus melakukan penyelidikan dan mencari tahu asal usul korban. Sebab, wajah korban tidak dikenali lagi karena diduga sudah dimakan biawak." Pernyataan ini menyoroti tantangan besar dalam proses identifikasi korban yang kondisinya sudah rusak. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga diimbau untuk melapor.
Advertisement
Pihak kepolisian juga mengimbau agar masyarakat yang memiliki informasi terkait Penemuan Mayat Kebun Sawit ini segera menghubungi Polsek Kinali atau Polres Pasaman Barat. Kerjasama dari publik sangat diharapkan untuk membantu mengungkap misteri di balik penemuan tragis ini. Penyelidikan akan terus berlanjut hingga identitas korban dan penyebab kematian terungkap.
Sumber: AntaraNews