Meski Menang 2-1, Xabi Alonso Belum Puas dengan Performa Real Madrid Lawan Mallorca
Pelatih Xabi Alonso Real Madrid mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap performa timnya saat menaklukkan Mallorca 2-1, meski berhasil meraih poin penuh. Apa alasannya di balik kemenangan ini?
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menyatakan ketidakpuasannya terhadap penampilan timnya secara keseluruhan, meskipun berhasil menundukkan Real Mallorca dengan skor 2-1 pada lanjutan Liga Spanyol 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung Minggu dini hari WIB ini menunjukkan Real Madrid sempat tertinggal terlebih dahulu. Alonso menyoroti kurangnya tekanan maksimal dari para pemainnya di wilayah lawan pada awal laga.
Kemenangan ini menempatkan Real Madrid di puncak klasemen sementara Liga Spanyol, namun Xabi Alonso merasa ada banyak aspek yang perlu diperbaiki. Ia menekankan bahwa tim tidak memulai pertandingan dengan baik, sebuah poin krusial yang menjadi fokus evaluasinya. Meskipun demikian, ia mengapresiasi kemampuan timnya untuk bangkit dan meraih kemenangan.
Alonso, juru taktik berusia 43 tahun, melihat pentingnya kontribusi dari setiap pemain untuk mencapai performa optimal. Ia juga menyoroti bagaimana timnya mampu memperbaiki performa dari menit ke menit, yang pada akhirnya membawa mereka pada kemenangan. Evaluasi ini menunjukkan komitmen Xabi Alonso Real Madrid untuk terus meningkatkan kualitas permainan.
Evaluasi Awal Pertandingan oleh Xabi Alonso
Xabi Alonso secara terbuka menyatakan bahwa tim asuhannya, Real Madrid, tidak memulai pertandingan melawan Mallorca dengan performa yang diharapkan. Menurutnya, para pemain kurang menunjukkan tekanan maksimal di wilayah lawan, sehingga memberikan ruang bagi Mallorca untuk mengembangkan permainan. Kondisi ini menjadi perhatian utama bagi pelatih asal Spanyol tersebut.
Kurangnya intensitas di awal laga membuat Real Madrid sempat kesulitan dan bahkan harus tertinggal lebih dulu. Alonso menekankan pentingnya respons cepat dan adaptasi di lapangan. Ia ingin melihat timnya lebih agresif sejak peluit awal dibunyikan, agar tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk membangun momentum.
Meski meraih kemenangan, ketidakpuasan Xabi Alonso terhadap awal pertandingan menunjukkan standar tinggi yang ia terapkan. Ia terus mendorong para pemainnya untuk tampil konsisten dan dominan sepanjang 90 menit. Ini merupakan bagian dari filosofi kepelatihan Xabi Alonso Real Madrid untuk mencapai kesempurnaan dalam setiap laga.
Kebangkitan dan Kemenangan Real Madrid
Meskipun memulai pertandingan dengan kurang meyakinkan, Real Madrid menunjukkan karakter dan kemampuan untuk bangkit. Xabi Alonso mengapresiasi bagaimana timnya mampu bereaksi dengan baik setelah tertinggal. Mereka mulai menyerang dan menciptakan lebih banyak peluang, terutama setelah menit ke-20, mengatasi taktik bertahan rendah yang diterapkan Mallorca.
Pertandingan ini menjadi bukti mentalitas juara Real Madrid. Mereka tertinggal 0-1 pada menit ke-18 setelah Vedat Muriqi mencetak gol ke gawang Thibaut Courtois. Namun, tim tidak menyerah dan berhasil membalas melalui gol Arda Guler pada menit ke-37, memanfaatkan umpan Dean Huijsen. Hanya berselang satu menit, Vinicius Junior membawa keunggulan bagi Real Madrid berkat aksi solonya setelah menerima umpan dari Federico Valverde.
Kemenangan 2-1 ini menunjukkan efektivitas serangan balik dan kemampuan individu para pemain Real Madrid. Xabi Alonso merasa senang dengan respons timnya yang mampu membalikkan keadaan. Perbaikan performa ini menjadi kunci sukses mereka dalam meraih tiga poin penuh di kandang lawan.
Puncak Klasemen dan Kontribusi Pemain
Kemenangan atas Mallorca menempatkan Real Madrid di puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2025/2026 dengan koleksi sembilan poin dari tiga pertandingan. Catatan sempurna ini, meskipun diwarnai ketidakpuasan awal, membuat Xabi Alonso merasa senang dengan raihan poin maksimal. Ia menekankan bahwa memulai liga dengan sembilan dari sembilan poin adalah pencapaian yang sangat baik.
Xabi Alonso juga secara khusus menyinggung penampilan Vinicius Junior dan Rodrygo saat bersua Mallorca, yang dinilainya sangat baik. Rodrygo, yang masuk pada menit ke-72 menggantikan Vinicius, juga memberikan kontribusi signifikan. Alonso menegaskan bahwa semua pemain pengganti memberikan kepercayaan diri yang dibutuhkan tim setelah sempat kehilangan kendali pertandingan.
Kontribusi dari seluruh skuad menjadi kunci keberhasilan Real Madrid dalam menjaga performa dan meraih kemenangan. Alonso percaya bahwa setiap pemain memiliki peran penting, baik yang bermain sejak awal maupun yang masuk sebagai pengganti. Ini menunjukkan kedalaman skuad dan strategi rotasi yang diterapkan oleh Xabi Alonso Real Madrid.
- Timeline Gol Real Madrid vs Mallorca:
- Menit 18: Vedat Muriqi (Mallorca) - 0-1
- Menit 37: Arda Guler (Real Madrid) - 1-1
- Menit 38: Vinicius Junior (Real Madrid) - 2-1
Sumber: AntaraNews