Kylian Mbappe Siap Gantikan Vinicius Junior Memimpin Lini Serang Real Madrid
Dalam tiga pertandingan awal La Liga Spanyol musim ini, Kylian Mbappe hanya tidak bermain selama tiga menit saat membela Real Madrid.
Kylian Mbappe kini telah menjadi bintang utama Real Madrid di awal musim La Liga 2025/2026. Penyerang asal Prancis ini telah mengambil alih peran Vinicius Junior sebagai ujung tombak serangan Los Blancos, dengan manajer Xabi Alonso menunjukkan kepercayaan penuh kepadanya.
Dalam tiga pertandingan pertama La Liga, Kylian Mbappe hanya absen selama tiga menit. Sementara itu, Vinicius harus menerima kenyataan digantikan oleh Rodrygo Goes dalam dua laga, termasuk saat ia ditarik keluar pada pertandingan ketiga.
Keputusan Alonso terbukti tepat, karena Mbappe membalas kepercayaan tersebut dengan mencetak tiga gol. Bahkan, dalam laga di mana ia tidak mencetak gol, dua tendangannya dianulir karena offside tipis.
Ketajaman dan semangat yang ditunjukkan Mbappe di awal musim membuat Alonso merasa lega. Pelatih yang baru memulai era kepemimpinannya di Bernabeu ini tampak berhasil memberikan kesan positif pada mantan bintang PSG tersebut.
Sosok Xabi Alonso di Mata Mbappe
Dalam sebuah wawancara dengan media Jerman, BILD, Kylian Mbappe mengungkapkan bahwa pengalaman Xabi Alonso sebagai mantan pemain Real Madrid merupakan salah satu faktor penting dalam pendekatannya.
"Saya mendapat kesan yang sangat baik darinya. Anda bisa melihat dia adalah sosok yang ingin sukses. Dia mengenal klub ini dengan sempurna karena pernah membela Real Madrid sebagai pemain," jelas Mbappe, seperti yang dikutip dari Marca.
Mbappe juga menekankan bahwa tujuan Madrid untuk musim ini sangat jelas, yaitu meraih gelar juara.
"Kami harus terus bekerja dan mencoba, karena kami tahu betapa sulitnya meraih trofi," tegasnya.
Dengan semangat yang tinggi, Mbappe menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi dalam mencapai target tim yang ambisius ini.
Fokus Hadapi Barcelona
Salah satu tantangan utama yang dihadapi Madrid pada musim ini adalah mengatasi dominasi Barcelona. Pada musim lalu, Blaugrana mencetak sejarah dengan meraih empat kemenangan dalam El Clasico, dengan total 16 gol yang berhasil mereka lesakkan ke gawang Los Blancos.
Mbappe menyadari bahwa catatan buruk tersebut perlu segera diperbaiki.
"Kami belajar banyak dari musim lalu, tapi sekarang waktunya membuktikan diri," ungkapnya.
Selain memiliki ambisi di level domestik, Mbappe juga menekankan pentingnya musim ini sebagai persiapan menuju Piala Dunia 2026.
"Musim ini sangat penting bagi klub, tapi juga bagi semua pemain yang ingin tampil di Piala Dunia, termasuk saya sendiri," tambahnya.
Dengan ketajaman yang telah ia tunjukkan, Mbappe tampak siap untuk memimpin Real Madrid dalam menghadapi berbagai tantangan besar musim ini, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.