Jude Bellingham Bantah Keras Spekulasi Hubungan Buruk dengan Xabi Alonso: 'Ini Omong Kosong'
Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, membantah tegas rumor miring tentang hubungan buruknya dengan mantan pelatih Xabi Alonso, menyebutnya 'omong kosong' dan mendesak publik tidak percaya misinformasi.
Gelandang andalan Real Madrid, Jude Bellingham, dengan tegas membantah spekulasi yang menyebut dirinya memiliki hubungan yang tidak harmonis dengan mantan pelatih Xabi Alonso. Bellingham menyebut rumor tersebut sebagai "omong kosong" dan mendesak publik untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak benar.
Pernyataan ini muncul setelah Xabi Alonso dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Real Madrid menyusul kekalahan di final Piala Super Spanyol akhir pekan lalu. Pemecatan Alonso memicu kembali dugaan bahwa masalah hubungan dengan pemain menjadi salah satu faktor utama kepergiannya.
Melalui pernyataan yang dikutip Fabrizio Romano, Bellingham mengkritik pihak-pihak yang menyebarkan misinformasi demi klik dan sensasi. Ia juga sebelumnya telah menunjukkan dukungannya kepada Alonso pasca kekalahan Madrid di Liga Champions.
Bantahan Tegas Jude Bellingham
Jude Bellingham tidak lagi menoleransi penyebaran kabar bohong mengenai hubungannya dengan Xabi Alonso. Ia menyatakan bahwa dirinya sudah terlalu sering membiarkan hal-hal seperti ini berlalu, berharap kebenaran akan terungkap seiring waktu. Namun, kali ini ia merasa perlu untuk angkat bicara dan meluruskan fakta yang ada.
Dalam pernyataannya yang dikutip oleh Fabrizio Romano, Bellingham secara gamblang menyebut rumor tersebut sebagai "omong kosong". Ia juga mengungkapkan rasa kasihan kepada mereka yang percaya pada setiap kata dari "badut" dan "sumber" yang tidak bertanggung jawab.
Pemain muda asal Inggris ini menekankan pentingnya meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang menyebarkan misinformasi. Menurutnya, tindakan tersebut merugikan dan hanya bertujuan untuk mencari klik serta sensasi semata.
Kronologi Spekulasi dan Pemecatan Xabi Alonso
Xabi Alonso sendiri baru bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2025, namun masa jabatannya singkat setelah dipecat usai kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Manajemen klub kemudian menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai penggantinya.
Tekanan terhadap Alonso sebenarnya sudah terasa sejak beberapa bulan terakhir, dengan hubungan antara dirinya dan para pemain kerap menjadi sorotan. Laporan pada November lalu bahkan menyebut sejumlah pemain tidak puas dengan metode kepelatihan Alonso, memicu spekulasi internal.
Jude Bellingham sempat disebut-sebut sebagai salah satu pemain yang tidak senang, lantaran dikabarkan lebih menyukai peran yang diberikan kepadanya di era Carlo Ancelotti. Isu ini menjadi salah satu pemicu rumor hubungan buruk antara Bellingham dan Alonso.
Dampak Rumor dan Dukungan Bellingham
Meskipun demikian, Bellingham telah berulang kali menepis isu tersebut. Sejak Desember lalu, tepatnya setelah kekalahan Madrid dari Manchester City di Liga Champions, ia telah menegaskan dukungannya penuh kepada Alonso.
Saat itu, Bellingham menyatakan bahwa sang pelatih memiliki hubungan yang baik dengannya dan seluruh pemain lainnya di skuad. Namun, spekulasi kembali mencuat pasca kepergian Alonso, dengan dugaan bahwa masalah hubungan dengan pemain menjadi faktor utama pemecatan.
Tidak lama setelah pemecatan Alonso, Bellingham juga menyampaikan ucapan terima kasih secara publik melalui Instagram Story-nya. Ia menulis, "Terima kasih, Mister. Merupakan sebuah kehormatan. Semoga sukses untuk masa depan," menunjukkan rasa hormat dan apresiasi terhadap mantan pelatihnya.
Bantahan keras ini juga muncul di tengah rumor yang mengaitkan Bellingham dengan Liverpool. Dengan meluruskan kabar miring ini, Bellingham berupaya menjaga fokusnya di Real Madrid dan meredakan spekulasi yang tidak berdasar.
Sumber: AntaraNews