Mengintip Program Kampung Iklim di Karawang, Tingkatkan Ketahanan Masyarakat Terhadap Perubahan Iklim
Program Kampung Iklim merupakan turunan dari program nasional yang diusung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Perusahaan BUMN pencetak uang, Peruri menginisiasi pembuatan Program Kampung Iklim (ProKlim) untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim melalui upaya mitigasi di tingkat tapak, serta penguatan kolaborasi komunitas yang berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Program Kampung Iklim merupakan turunan dari program nasional yang diusung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.
Pada tahun ini, pelaksanaan Program Kampung Iklim diarahkan pada beberapa fokus utama, yaitu peningkatan ketahanan pangan, pengelolaan limbah terpadu, pengembangan ekonomi hijau, serta penguatan peran dan partisipasi masyarakat. Keempat fokus tersebut dirancang secara terintegrasi agar mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Desa Parungmulya.
"Program Kampung Iklim adalah upaya nyata untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim melalui keterlibatan aktif warga. Program ini tidak hanya berdampak pada lingkungan yang lebih baik, tetapi juga mendorong kesejahteraan dan kemandirian masyarakat," kata POH Kepala Biro Strategic Corporate Branding & TJSL Peruri, Yahdi Lil Ihsan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (22/12).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis tanaman hidroponik, serta sarana pengelolaan sampah dengan metode Takakura sebagai bagian dari upaya penguatan pengelolaan limbah berbasis rumah tangga.
Selain itu, juga dilakukan dilakukan peresmian Green House (GH) sebagai bentuk dukungan PERURI terhadap ketahanan pangan dan edukasi lingkungan masyarakat.
Pendampingan Berkelanjutan
Ketua Kelompok ProKlim Griya Indah, Indra Puspita, menyampaikan bahwa keberhasilan Program Kampung Iklim tidak terlepas dari kolaborasi dan pendampingan yang berkelanjutan. "Program Kampung Iklim ini tidak akan berjalan tanpa kolaborasi dan pendampingan dari Peruri. Selama tiga tahun kami dibimbing, diberi pengetahuan, dan difasilitasi, hingga akhirnya masyarakat mampu menjalankan program lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan," ujar Indra.
Dukungan Peruri terhadap Program Kampung Iklim juga mendapat apresiasi dari pemerintah desa. Neneng, Sekretaris Desa Parungmulya, menyampaikan bahwa manfaat Program TJSL Peruri dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Manfaat Program TJSL Peruri sangat dirasakan oleh warga Desa Parungmulya. Dukungan ini membantu masyarakat dalam mengelola pertanian dan sampah secara berkelanjutan, sehingga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari,” ungkap Neneng.