Tukang Parkir di Bundaran HI Tiba-tiba Minta Duit Warga, Padahal Baru Turun dari Motor
Keributan terjadi antara tukang parkir liar dengan pemotor. Gara-garanya masalah uang.
Keributan terjadi antara tukang parkir liar dengan pemotor. Gara-garanya masalah uang. Korban mengabadikan kelakukan salah seorang tukang parkir yang dinilai sudah keterlaluan.
Persoalannya, si korban baru sebentar memarkir kendaraan. Kemudian pria berambut gondrong itu tiba-tiba meminta tarif pakir. Korban pun mengeluh dan keberatan dengan hal itu hingga terjadi perdebatan.
"Dia minta duit parkir. Kita baru nyampe sudah dimintai duit parkir. Karena apa? Karena Dia mau pulang jadi dia itu minta duit parkir," kata si perekam video yang juga seorang perempuan.
Mendengar keluh-kesah itu, si tukang parkir menghindar dan langsung berjalan tinggalkan si korban untuk menemui rekannnya yang duduk di sebrang jalan.
Momen itu diabadikan saat si korban sedang berada di Kawasan Jalan MH Thamrin, pada Kamis 24 Juli 2025. Kejadian ini pun sudah ditangani oleh pihak kepolisian.
Kronologi
Kapolsek Metro Menteng Kompol Rezha Rahandi menjelaskan kronologi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, MAM keluar rumah berniat cari makan. Dia kemudian berjalan kaki ke arah Plaza Indonesia.
Di depan lokasi itu, ia melihat empat motor terparkir dan langsung meminta uang ke pemilik kendaraan. MAM menagih uang 5 ribu untuk satu unit kendaraan yang parkir di lokasi.
"Terus terjadi cekcok terutama wanita dengan secara spontan kasih uang sebesar Rp 20 ribu selanjutnya duit tersebut belanjakan buat makan," ucap dia kepada wartawan, Sabtu (26/7).
Hasil introgasi, ini bukan pertama kalinya si MAM jadi tukang parkir liar. Dia mengatakan, sudah beberapa kali.
"Tapi tidak setiap hari," ucap dia.
Terkait kejadian ini, korban yang dirugikan enggan membuat laporan polisi, namun dia menyerahkan kepada pihak terkait untuk melakukan pembinaan.
"Pihak korban tidak mau memperpanjang, jadi memberikan inisiasi kepada polisi untuk diberikan sanksi. Setelah ini kita kirim ke Dinsos," ucap dia.
MAM mengaku perbuatannya. Dia meminta Rp 5 ribu per motor, dan kala itu ini dia mendapat Rp20 ribu dari empat motor.
"Ada 4 kan jadi total Rp 20 ribu," ucap dia.
MAM mengatakan, uang hasil parkir biasanya digunakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.
"Buat makan aja," ujar dia.
Namun setelah tindakannya viral, MAM kapok dan berjanji tak akan mengulangi perbuatannya lagi.
"Saya tidak mengulangi kapok diviralin saya tidak ulangi," ucap dia.