Longsor Timbun 6 Orang di Desa Sempur Jatinangor Sumedang: 2 Selamat dan 4 Masih Dicari
Petugas BPBD saat ini telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan evaluasi.
Enam orang tertimbun material longsor di wilayah RW 01 Desa Sempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Jumat (2/1) sekitar pukul 14.40 WIB. Dari jumlah tersebut, dua orang dilaporkan berhasil menyelamatkan diri, sementara empat lainnya hingga kini masih tertimbun.
"Betul longsor, tertimbun enam orang. Dua selamat, empat masih tertimbun," kata Pranata Humas Ahli Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Hadi Rahmat, saat dikonfirmasi wartawan.
Hadi menjelaskan, petugas BPBD saat ini telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan evaluasi. Langkah tersebut dilakukan guna mengetahui penyebab longsor sekaligus menyusun kronologi bencana.
“Penyebab belum diketahui," tuturnya.
Lokasi Hujan Deras
Sementara itu, Kapolsek Jatinangor Kompol Rogers menyampaikan bahwa kondisi di lokasi kejadian masih diguyur hujan deras. Meski demikian, tim gabungan tetap melakukan proses pencarian dan evakuasi terhadap para korban yang tertimbun.
"Di sini lagi hujan," kata dia.
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung sebelumnya telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Barat. Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi hujan yang diperkirakan terjadi sejak 31 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.
Cuaca di Bandung
Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa cuaca di wilayah Bandung Raya pada umumnya diprakirakan berawan pada pagi hari. Memasuki siang hingga sore, bahkan berlanjut hingga malam, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah.
Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 19 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan relatif tinggi, yakni antara 55 hingga 94 persen. Sementara itu, angin umumnya bertiup dari arah barat dengan kecepatan sekitar 5 hingga 19 kilometer per jam.
“BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada karena dalam seminggu kedepan beberapa wilayah di Jawa Barat diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas hujan. Masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktifitas harian tetap berlangsung aman dan lancar,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (2/1).