Arjasari Kabupaten Bandung Longsor! Tanah Timpa 4 Rumah, 3 Orang Tertimbun

Longsoran berasal dari lereng gunung Sinapeul dengan ketinggian kurang lebih 80 meter.

Robby Bouceu
Oleh Robby Bouceu - Reporter
Arjasari Kabupaten Bandung Longsor! Tanah Timpa 4 Rumah, 3 Orang Tertimbun
Arjasari Kabupaten Bandung Longsor! Tanah Timpa 4 Rumah, 3 Orang Tertimbun (Merdeka.com)

Longsor melanda wilayah RT 06 dan 07, RW 09, Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (5/12). Limpahan tanah menimpa sejumlah rumah dan mengakibatkan beberapa orang tertimbun.

Kapolsek Pameungpeuk, AKP Asep Dedi membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 Wib. Longsoran berasal dari lereng gunung Sinapeul dengan ketinggian kurang lebih 80 meter.

"Terjadinya longsor tersebut disebabkan karena curah hujan cukup tinggi yang mengakibatkan pergeseran tanah yang menimpa rumah warga sebanyak 4 unit rumah," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, pada Jumat (5/12).

Ia menambahkan bahwa terdapat 4 orang yang tertimbun akibat insiden tersebut. 1 orang dari mereka telah berhasil ditemukan, ialah Ramadan, pelajar 15 tahun. Ia menderita luka dikepala dan kini telah diboyong ke RS Nambo guna mendapatkan penanganan medis.

Adapun 3 orang yang masih tertimbun ialah Aisyah, Ibu rumah tangga berusia 70 tahun; Citra, pelajar 19 tahun; serta Alfa, pelajar, 15 tahun. Asep bilang pencarian kepada ketiganya akan dilanjutkan esok pagi karena terkendala situasi di lapangan dan dikhawatirkan adanya longsor susulan.

"Dikarenakan masih hujan, situasi gelap, dikhawatirkan masih ada pergerakan tanah, rencana evakuasi akan dilaksanakan pada hari Sabtu 6 Desember 2025 Jam 07.00 Wib," terangnya.

Asep menjelaskan saat ini pihak kepolisian bersama relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Bandung, telah berada di lokasi untuk melakukan pendataan dan pemantauan.

Selain itu, petugas gabungan juga telah mengevakuasi sebanyak 100 Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di sekitar lokasi longsor. Langkah tersebut sebagai upaya mitigasi dari potensi adanya longsor susulan.

Terpisah, Pranata Humas Ahli Muda pada BPDB Jawa Barat, Hadi Rahmat, membenarkan insiden tersebut. Namun, pihaknya masih menunggu data jelas terkait insiden tersebut dari BPDB Kabupaten Bandung.

"Betul tapi data lengkapnya masih menunggu dari BPBD Kab Bandung," katanya saat dikonfirmasi wartawan.

Rekomendasi