LeBron James Cetak Rekor Field Goal Terbanyak Sepanjang Sejarah NBA, Lampaui Kareem Abdul-Jabbar
Bintang Los Angeles Lakers, LeBron James, kembali mengukir sejarah di NBA dengan menjadi pemain field goal terbanyak sepanjang masa, memperpanjang daftar rekor individu yang ia pegang.
LeBron James, bintang veteran NBA dari Los Angeles Lakers, baru-baru ini kembali mencatatkan namanya dalam buku sejarah liga. Ia resmi menjadi pemain dengan jumlah field goal terbanyak sepanjang masa NBA, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh legenda Kareem Abdul-Jabbar selama hampir empat dekade.
Pencapaian bersejarah ini terjadi pada Jumat, 6 Maret 2026, ketika Lakers bertandang menghadapi Denver Nuggets di Denver. James berhasil mencetak field goal ke-15.838 dalam kariernya melalui sebuah turnaround jump shot yang spektakuler. Tembakan krusial ini memastikan ia melampaui total 15.837 field goal milik Abdul-Jabbar, menandai tonggak penting dalam perjalanan kariernya yang luar biasa.
Rekor terbaru ini menambah panjang daftar prestasi individu yang telah dikoleksi James selama lebih dari dua dekade bermain di NBA. Sebelumnya, ia juga telah mengukuhkan diri sebagai pencetak poin terbanyak sepanjang masa liga pada 7 Februari 2023, juga melampaui Kareem Abdul-Jabbar. Sejak saat itu, total poin James terus bertambah dan kini telah melampaui 43.000 angka sepanjang kariernya, menunjukkan konsistensi dan dominasinya di lapangan.
Perjalanan Rekor Field Goal LeBron James
Perjalanan LeBron James menuju puncak daftar field goal NBA dimulai sejak pertandingan debutnya. Ia mencatat field goal pertamanya pada 29 Oktober 2003, saat membela Cleveland Cavaliers melawan Sacramento Kings. Saat itu, James yang baru berusia 18 tahun, mencetak jumper dari jarak menengah di sisi baseline hanya beberapa menit setelah pertandingan dimulai.
Perkembangan jumlah field goal James terjadi secara bertahap seiring perjalanan kariernya di berbagai tim. Ia mencapai 2.500 field goal pada Desember 2006 dalam pertandingan Cavaliers melawan Orlando Magic. Empat tahun kemudian, tepatnya pada 2010, ia menembus angka 5.000 field goal saat menghadapi Charlotte Bobcats, periode di mana James meraih penghargaan MVP liga secara beruntun. Produktivitasnya tetap terjaga ketika ia memperkuat Miami Heat, di mana pada 2013 ia melampaui angka 7.500 field goal saat menghadapi Chicago Bulls.
Tonggak berikutnya datang pada Januari 2017 ketika James mencatatkan 10.000 field goal dalam pertandingan melawan Phoenix Suns. Pencapaian itu menempatkannya dalam kelompok kecil pemain elite yang mampu mencapai angka tersebut, termasuk nama-nama besar seperti Karl Malone, Wilt Chamberlain, Michael Jordan, Kobe Bryant, dan Tim Duncan. James kemudian mencapai 12.500 field goal pada 2020 saat Lakers menghadapi Minnesota Timberwolves, menjadi pemain keempat dalam sejarah NBA yang menyentuh angka tersebut.
Empat tahun kemudian, pada 2024, ia mencatatkan tonggak lain dengan mencapai 15.000 field goal dalam pertandingan melawan Utah Jazz. Saat itu, ia menjadi pemain kedua yang menembus angka tersebut setelah Kareem Abdul-Jabbar, sebelum akhirnya melampaui rekor tersebut pada awal Maret 2026.
Konsistensi dan Produktivitas Sang Bintang
Konsistensi James tidak hanya terlihat dari total tembakan masuk, tetapi juga dari stabilitas produksinya dalam setiap pertandingan. Sepanjang kariernya, ia mencatat rata-rata 9,9 field goal per laga, sebuah angka yang menunjukkan dominasinya di lapangan selama lebih dari dua dekade. Pelatih Lakers, JJ Redick, menggambarkan perjalanan panjang karier James dengan analogi seorang musisi legendaris. Menurut Redick, perkembangan prestasi James mengingatkannya pada katalog karya Bruce Springsteen yang terus bertambah dari waktu ke waktu.
Penampilan paling produktif dalam kategori field goal terjadi pada 3 November 2017, ketika Cavaliers mengalahkan Washington Wizards. Dalam pertandingan itu, James mencetak 57 poin dengan 23 field goal dari 34 percobaan. Catatan luar biasa lainnya datang saat ia memperkuat Heat pada 2014, ketika mencetak 61 poin dengan 22 field goal dalam kemenangan atas Bobcats.
Distribusi tembakan James sepanjang kariernya juga menunjukkan pola yang stabil. Sebagian besar field goal tercipta pada kuarter pertama, karena ia hampir selalu menjadi starter dalam pertandingan yang dimainkannya. Namun, jika dilihat dari rata-rata produksi poin per kuarter, angka tertinggi justru muncul pada kuarter keempat dengan rata-rata 7,2 poin, menunjukkan kemampuannya untuk tampil prima di momen-momen krusial.
Menuju Rekor Baru Lainnya
Selain rekor field goal, LeBron James juga berada di jalur untuk mencatatkan tonggak statistik lain dalam waktu dekat. Ia saat ini menempati posisi kedua dalam daftar pertandingan terbanyak sepanjang masa NBA dengan 1.606 laga. Angka ini hanya terpaut lima pertandingan dari rekor milik Robert Parish yang mencapai 1.611 pertandingan.
Jika terus tampil dalam jadwal pertandingan Lakers, James berpeluang melampaui rekor tersebut pada 16 Maret mendatang. Pada tanggal tersebut, Lakers dijadwalkan menghadapi Houston Rockets, sebuah pertandingan yang berpotensi menjadi saksi bisu rekor bersejarah lainnya dari 'King James'.
Sumber: AntaraNews