Lapas Banda Aceh Perpanjang Jam Kunjungan Warga Binaan Selama Idul Fitri 2026
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh memperpanjang jam layanan kunjungan warga binaan selama Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, memberikan kesempatan lebih lama bagi keluarga untuk bersilaturahmi.
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh mengambil kebijakan penting menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Mereka secara resmi memperpanjang jam layanan kunjungan bagi warga binaan di fasilitas tersebut. Perpanjangan ini bertujuan untuk memberikan waktu lebih banyak bagi keluarga dan warga binaan untuk bersilaturahmi.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh, Zulkarnain, di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan bahwa kebijakan ini akan berlaku selama empat hari. Periode tersebut meliputi satu hari sebelum lebaran, yang dikenal sebagai tradisi meugang, dan tiga hari pertama perayaan Idul Fitri. Ini merupakan langkah proaktif untuk mengakomodasi kebutuhan sosial selama momen penting keagamaan.
Secara spesifik, jam kunjungan yang sebelumnya berakhir pukul 12.00 WIB kini diperpanjang hingga pukul 13.00 WIB. Perubahan ini berlaku mulai pukul 09.00 WIB setiap harinya selama periode yang telah ditetapkan. Zulkarnain berharap perpanjangan waktu ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh seluruh pihak.
Detail Perpanjangan Waktu Kunjungan Lapas Banda Aceh
Perpanjangan jam layanan kunjungan di Lapas Kelas IIA Banda Aceh selama Idul Fitri 2026 memberikan fleksibilitas lebih bagi keluarga. Jam kunjungan akan berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB. Ini berbeda dari jam operasional normal yang biasanya berakhir pada pukul 12.00 WIB.
Kebijakan ini berlaku selama empat hari berturut-turut, mencakup sehari sebelum Idul Fitri atau meugang, dan tiga hari pertama lebaran. Zulkarnain menjelaskan bahwa inti dari kebijakan ini adalah memberikan kesempatan lebih lama bagi warga binaan. Mereka dapat berinteraksi dan melepas rindu dengan anggota keluarga.
Meskipun ada perpanjangan waktu, prosedur umum pelaksanaan kunjungan tetap tidak berubah. Pihak Lapas Banda Aceh berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Mereka ingin memastikan semua kunjungan berjalan lancar dan kondusif bagi semua pihak.
Pengawasan Ketat dan Prosedur Keamanan di Lapas Banda Aceh
Pengawasan selama jam kunjungan di Lapas Kelas IIA Banda Aceh akan diperketat secara signifikan. Meskipun prosedur dasar tetap sama, intensitas pengawasan ditingkatkan. Hal ini karena jumlah pengunjung diperkirakan akan jauh lebih banyak selama periode libur Idul Fitri. Petugas keamanan akan bekerja ekstra untuk menjaga ketertiban.
Pemeriksaan barang bawaan pengunjung juga menjadi fokus utama dalam upaya pengamanan. Setiap barang yang dibawa masuk akan diperiksa sesuai prosedur standar yang berlaku. Pengunjung diingatkan untuk tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam area lapas. Petugas akan melakukan penggeledahan ketat terhadap setiap individu sebelum mereka bertemu warga binaan.
Proses kunjungan di Lapas Banda Aceh diatur dengan sistematis. Pengunjung akan antre dan menjalani pemeriksaan awal. Setelah itu, mereka diarahkan menuju pintu masuk dan petugas memanggil warga binaan yang akan ditemui menggunakan pengeras suara. Pertemuan berlangsung di taman dalam kompleks Lapas Banda Aceh.
Selain pengamanan internal, Lapas Kelas IIA Banda Aceh juga berkoordinasi dengan aparat keamanan eksternal. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan keamanan di sekitar area lapas selama periode kunjungan lebaran. Langkah ini menunjukkan komitmen lapas dalam menjaga lingkungan yang aman dan terkendali.
Sumber: AntaraNews