Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Ambon, Maluku, akan membuka layanan kunjungan khusus menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Inisiatif ini bertujuan untuk memfasilitasi silaturahmi antara warga binaan dengan keluarga mereka secara aman, tertib, dan nyaman. Layanan kunjungan khusus Idul Fitri 2026 ini akan tersedia selama dua hari perayaan Idul Fitri.
Pembukaan kunjungan khusus ini merupakan bentuk komitmen UPT Pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan yang humanis. Selain itu, langkah ini juga menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas maupun rutan di Ambon. Hal ini sejalan dengan upaya mempererat hubungan kekeluargaan di hari besar keagamaan.
Berbagai persiapan telah dilakukan oleh seluruh UPT Pemasyarakatan di Ambon untuk memastikan layanan kunjungan berjalan optimal. Persiapan mencakup penguatan pengamanan, optimalisasi petugas, serta penataan alur kunjungan. Tujuannya adalah mengakomodasi lonjakan pengunjung tanpa mengganggu kenyamanan.
Advertisement
Advertisement
Ricky Dwi Biantoro, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, menegaskan bahwa layanan kunjungan khusus Idul Fitri ini adalah bentuk komitmen. Pihaknya berupaya memberikan pelayanan humanis sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas maupun rutan. Kesiapan ini mencakup penguatan pengamanan dan optimalisasi petugas.
Penataan alur kunjungan juga menjadi fokus utama agar tetap tertib meski terjadi lonjakan pengunjung. Ini menunjukkan keseriusan dalam mengelola arus massa yang datang. Setiap detail diperhatikan untuk menjamin kelancaran proses kunjungan bagi seluruh pihak.
Hendra Budiman, Kepala Lapas Kelas IIA Ambon, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema layanan kunjungan yang terintegrasi dengan sistem pengawasan ketat. “Kami mengatur jadwal kunjungan, menyiapkan ruang layanan yang representatif, serta memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar operasional demi kenyamanan bersama,” ujarnya.
Advertisement
Advertisement
Kunjungan akan dibuka dua kali sehari selama dua hari Idul Fitri 1447 Hijriah. Jadwal yang ditetapkan adalah pada pukul 09.00-12.30 WIT dan 13.30-16.30 WIT. Jadwal ini memberikan fleksibilitas bagi keluarga warga binaan untuk dapat bersilaturahmi.
Meskipun pelayanan lebih terbuka karena ini adalah hari besar keagamaan, pengawalan akan diperketat. Seluruh petugas telah disiapkan untuk memberikan layanan terbaik. Prosedur standar operasional akan dipatuhi secara ketat untuk menjaga keamanan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Ambon, Hesta Van Harling, turut menegaskan komitmen jajarannya. Pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik bagi keluarga warga binaan yang datang bersilaturahmi. “Seluruh jajaran akan memastikan layanan berjalan aman, tertib, dan humanis,” katanya.
Advertisement
Advertisement
Kesiapan layanan kunjungan hari raya ini juga melibatkan pengarahan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara virtual. Seluruh kantor wilayah dan UPT di Indonesia mengikuti pengarahan tersebut. Hal ini menunjukkan koordinasi nasional dalam momen penting ini.
Dalam pengarahan tersebut, Ditjenpas menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan, kesiapan petugas, serta penguatan sistem pengamanan. Tujuannya adalah mengantisipasi potensi gangguan selama layanan kunjungan berlangsung. Keamanan adalah aspek krusial yang tidak bisa ditawar.
Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana juga menjadi perhatian utama. Fasilitas kunjungan harus dalam kondisi baik untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Petugas pemasyarakatan juga diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan agar dapat memberikan pelayanan maksimal, terutama saat terjadi lonjakan kunjungan pada Idul Fitri.
Advertisement
Sumber: AntaraNews