Komplotan Pencurian Motor Bersenpi Jakbar Kembali Beraksi, Terekam CCTV
Aksi komplotan pencurian motor bersenpi di Jakbar kembali meresahkan warga. Terekam CCTV, pelaku mengancam dengan senjata api saat membobol kunci motor. Polisi sedang selidiki kasus ini.
Komplotan pencuri sepeda motor yang diduga bersenjata api kembali melancarkan aksinya di wilayah Jakarta Barat. Peristiwa ini terjadi di Gang Manggis XVIII Ujung, Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan (Gropet), pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Aksi nekat yang dilakukan oleh empat orang pelaku tersebut terekam jelas melalui kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi kejadian. Rekaman ini menjadi bukti utama bagi pihak kepolisian dalam melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Para pelaku datang menggunakan dua sepeda motor dan menjalankan aksinya dengan terencana, salah satu di antaranya bahkan terlihat mengacungkan senjata api. Insiden ini menambah daftar panjang kasus pencurian motor bersenpi yang meresahkan masyarakat Jakarta Barat.
Detik-detik Aksi Komplotan Pencurian Motor Bersenpi Jakbar
Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat empat orang pelaku tiba di lokasi dengan mengendarai dua unit sepeda motor. Dua orang yang membonceng kemudian turun untuk memulai aksinya membobol sepeda motor yang menjadi target mereka.
Sementara itu, dua pelaku lainnya tetap berada di atas sepeda motor mereka, bersiaga penuh untuk mengawasi situasi sekitar dan siap melarikan diri kapan saja. Seorang pelaku dengan kaus hitam, celana panjang jins, dan helm putih langsung mendekati motor target.
Dengan cepat, ia beraksi membobol lubang kunci sepeda motor tersebut menggunakan alat khusus yang telah disiapkan. Seluruh rangkaian aksi ini berlangsung dalam hitungan menit, menunjukkan kecepatan dan profesionalisme komplotan ini.
Modus Operandi dan Ancaman Senjata Api
Modus operandi komplotan ini menunjukkan tingkat keberanian yang tinggi, bahkan melibatkan penggunaan senjata api untuk mengintimidasi. Pelaku lain yang mengenakan jaket hijau, celana panjang, tas hitam, serta topi hitam terlihat mengeluarkan sebuah senjata api menggunakan tangan kanannya.
Senjata tersebut diarahkan ke bawah, sembari matanya terus memantau keadaan sekitar untuk memastikan tidak ada yang mengganggu aksi mereka. Kehadiran senjata api ini menjadi ancaman serius bagi siapa pun yang mencoba menghalangi.
Setelah rekannya berhasil membobol lubang kunci sepeda motor, pelaku pembobol segera kembali membonceng rekannya yang menunggu di atas sepeda motor. Kemudian, pelaku yang memegang senjata api mengambil alih sepeda motor curian, menghidupkan mesin, dan langsung tancap gas meninggalkan lokasi hingga hilang dari pantauan CCTV.
Aksi pencurian motor bersenpi ini menunjukkan pola kejahatan yang terorganisir dan berani, menargetkan kendaraan roda dua di area padat penduduk. Kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Penyelidikan Polisi Terkait Pencurian Motor Bersenpi Jakbar
Menanggapi insiden pencurian motor bersenpi ini, Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat. Tim Unit Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan intensif.
"Kami dari Unit Reskrim sudah ke lokasi, sedang dalam proses lidik," ujar Alex pada Sabtu malam, menegaskan komitmen kepolisian dalam menangani kasus ini. Penyelidikan awal berfokus pada pengumpulan bukti dan keterangan saksi.
Beberapa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian juga telah diamankan oleh polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. "Ini kami masih di TKP (tempat kejadian perkara) untuk pengecekan CCTV satu ke CCTV yang lain, masih berlangsung," pungkas Alex.
Pihak kepolisian berharap rekaman CCTV ini dapat memberikan petunjuk penting untuk mengidentifikasi para pelaku pencurian motor bersenpi dan mengungkap jaringan kejahatan mereka. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan.
Sumber: AntaraNews