Kesal Pulang Tak Disajikan Makanan, Suami di Bombana Siram Air dan Tebas Istri Pakai Parang hingga Tewas
Motif pelaku membunuh istrinya dikarenakan cekcok tak disediakan makanan. Pelaku sempat mengaburkan barang bukti pembunuhan terhadap istrinya.
Seorang suam di Desa Rompu-rompu, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, tega membunuh istrinya. Pelaku berinisial S membunuh sang istri, J pada Selasa (30/9) lalu.
Kasatreskrim Polres Bombana, Iptu Yudha Febri Widanarko mengungkapkan, motif pelaku membunuh istrinya dikarenakan cekcok tak disediakan makanan. Pelaku sempat mengaburkan barang bukti pembunuhan terhadap istrinya.
"Pelaku sempat menyembunyikan dan membuang sandal milik istrinya dan juga parang yang digunakan untuk membunuh istrinya sendiri," ujar Yudha kepada wartawan, Senin (6/10).
Meski disembunyikan pelaku, kepolisian menemukan dua barang bukti tersebut. "Pelaku menyembunyikan barang bukti itu jauh dari lokasi kejadian," tutur Yudha.
Kronologi Pembunuhan
Yudha menjelaskan kronologi pembunuhan itu berawal saat pelaku pulang ke rumah dan tidak disajikan makanan oleh istrinya. Akibatnya, terjadi cekcok antar pasangan suami istri ini.
"Puncaknya, saat korban meminta pelaku untuk memasak air panas untuk susu anaknya," kata dia.
Saat amarah memuncak, S menyiramkan air panas ke istrinya. Korban pun lari ke luar rumah untuk meminta tolong.
"Pelaku mengejar korban yang sembunyi di belakang rumah. Tapi pelaku menemukan korban dan langsung ditikam," kata Yudha.
Akibat tikaman tersebut, korban langsung meninggal dunia. Yudha menyebut motif pelaku membunuh istrinya karena marah tidak disiapkan makanan saat pulang ke rumah
"Motifnya pelaku marah karena tidak ada makanan, sehingga terjadi cekcok," tandasnya.