Kericuhan Massa di Mapolda Bali Berhasil Dikendalikan, Polisi Amankan Beberapa Orang
Para pendemo berhasil dipukul mundur dari Jalan Wr. Supratman dan di sebelah selatan di Jalan Kamboja.
Aksi massa yang sempat ricuh di kawasan Mapolda Bali berhasil diredam aparat kepolisian. Petugas pengamanan dikerahkan dalam jumlah besar dan membentuk barisan super ketat untuk mengendalikan situasi dan mencegah kerusuhan meluas, Sabtu (30/8).
Para pendemo berhasil dipukul mundur dari Jalan Wr. Supratman dan di sebelah selatan di Jalan Kamboja, dengan menurunkan empat water canon dan kendaraan rantis serta menembakan gas air mata kepada para massa aksi.
Namun, Gedung Ditrekrimsus Polda Bali yang berlokasi di Jalan Kamboja juga mendapatkan lemparan dari massa aksi hingga jendela kaca pecah. Selain itu, kendaraan rantis dan barracuda juga diturunkan untuk memukul mundur massa aksi.
Saat ini di Jalan Wr. Supratman sudah dibuka tetapi untuk di Jalan Kamboja pihak kepolisian masih terus memukul massa aksi yang masih bertahan.
Selain itu, sejumlah pendemo juga berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian dan segera diamankan, terlihat dari pantauan ada empat orang pendemo yang ditangkap.
Sebelumnya, aksi unjuk rasa berakhir ricuh di Mapolda Bali, para massa aksi memaksa mendobrak pintu gerbang Mapolda Bali. Para massa aksi mendobrak pintu gerbang dengan cara menerjang dan juga melempari gedung Mapolda Bali dengan batu dan kayu.
Selain itu massa aksi, juga melempar flare kepada para petugas yang berjaga dan akhirnya para petugas kepolisian yang berada di Mapolda Bali langsung berlari keluar dan membuat barisan pengamanan.
Selain itu, dua kendaraan water canon langsung keluar dari Mapolda Bali dan menyemprotkan kepada massa aksi hingga mereka mundur ke belakang. Selain itu, kendaraan rantis dan barracuda dikeluarkan oleh pihak kepolisian.
Saat ini, pihak kepolisian membuat barisan untuk meredam massa yang masih melemparkan batu, kayu, air mineral plastik botol. Situasi saat ini cukup tegang di depan Mapolda Bali.