Kemendagri Nobatkan Kediri Kota Sangat Inovatif di Ajang IGA 2025
Kementerian Dalam Negeri memberikan predikat "Kediri Kota Sangat Inovatif" dalam Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi pendorong bagi Kota Kediri untuk terus berinovasi demi pelayanan publik yang lebih baik.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menobatkan Kota Kediri, Jawa Timur, sebagai daerah dengan predikat "Kota Sangat Inovatif". Penghargaan bergengsi ini diberikan atas berbagai inovasi yang telah dilakukan dalam Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025.
Pengumuman ini disampaikan pada tanggal 14 Desember, menandai peningkatan signifikan bagi Kota Kediri yang sebelumnya hanya menyandang predikat "Kota Inovatif" pada periode 2021-2024. Prestasi ini menegaskan posisi Kota Kediri sebagai daerah yang progresif dan siap menjawab tantangan pembangunan masa kini.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyatakan bahwa penghargaan IGA 2025 ini bukanlah akhir dari perjalanan inovasi. Sebaliknya, predikat ini menjadi pendorong kuat untuk terus memperkuat ekosistem inovasi daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Peningkatan Predikat dan Kriteria Penilaian IGA
Penghargaan Innovative Government Award (IGA) merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. IGA diberikan kepada pemerintah daerah berdasarkan hasil pengukuran Indeks Inovasi Daerah (IID) yang komprehensif.
Melalui pengukuran IID, pemerintah daerah dinilai dari beberapa aspek krusial. Aspek tersebut meliputi tata kelola pemerintahan yang efektif, pengembangan ekosistem inovasi yang kondusif, serta kualitas dan jumlah inovasi yang berhasil diimplementasikan untuk kepentingan masyarakat.
Predikat "Kota Sangat Inovatif" diberikan kepada pemerintah daerah yang berhasil meraih skor Indeks Inovasi Daerah di atas ambang batas yang telah ditetapkan. Ini merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi dan keberhasilan penyelenggaraan berbagai terobosan di bidang tata kelola, pelayanan publik, dan inovasi tematik daerah.
Komitmen Berkelanjutan untuk Inovasi dan Pelayanan Publik
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan pentingnya penghargaan ini sebagai motivasi. "Penghargaan ini bukan akhir, tetapi dorongan agar kami semakin cepat menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui inovasi yang relevan dan berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan resminya di Kediri.
Pemerintah Kota Kediri berkomitmen untuk memperluas replikasi inovasi yang telah terbukti berhasil. Selain itu, mereka juga akan mengakselerasi transformasi digital di berbagai sektor pelayanan. Tujuannya adalah memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga kota.
Langkah-langkah ini sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan upaya penguatan daya saing daerah di kancah yang lebih luas. Pada tahun 2025, Pemerintah Kota Kediri telah menetapkan target ambisius dengan 150 inovasi yang akan tersebar di berbagai perangkat daerah.
Pilar Utama Penguatan Budaya Inovasi Kota Kediri
Bagi Kota Kediri, pencapaian predikat "Sangat Inovatif" ini menjadi bukti nyata penguatan pelaksanaan misi daerah. Misi tersebut adalah "Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang Inovatif, Responsif dan Berintegritas", yang mencerminkan keberhasilan dalam membangun budaya inovasi di lingkungan pemerintah daerah.
Program inovasi yang dijalankan sangat beragam, mulai dari pemanfaatan teknologi digital dalam layanan publik untuk meningkatkan efisiensi. Ada pula pengembangan program-program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga.
Tidak hanya itu, penguatan kolaborasi lintas pemangku kepentingan juga menjadi fokus utama. Ini dilakukan untuk menjawab isu strategis pembangunan kota secara kreatif dan adaptif, memastikan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan bagi tantangan yang ada.
Sumber: AntaraNews