Kebakaran di Atsj Asmat Papua Diduga Akibat Korsleting Listrik
Kebakaran terjadi pada Kamis dini hari (29/1) sekitar pukul 04.45 WIT. Saksi Maxi Ndun (46), pegawai BPD Papua di Atsj, terbangun setelah mendengar ledakan.
Polres Asmat menyebut kebakaran yang menghanguskan perumahan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua dan Kantor UPTD Dinas Pendidikan Distrik Atsj, Kabupaten Asmat, diduga disebabkan arus pendek listrik atau korsleting.
Kebakaran terjadi pada Kamis dini hari (29/1) sekitar pukul 04.45 WIT. Saksi Maxi Ndun (46), pegawai BPD Papua di Atsj, terbangun setelah mendengar ledakan dari rumah rekannya, Adith.
"Tak beberapa lama kemudian nampak api yang mulai membesar dari rumah tersebut, sehingga saya berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri tanpa sempat membawa barang dan berupaya membangunkan Kepala Bank Papua Unit Atsj, Sigit Prasetyo Nugroho yang tinggal bersebelahan," kata Kapolres Asmat, AKBP Wahyu Basuki, mengutip keterangan saksi Maxi Ndun.
Menurut Wahyu Basuki, saksi Pratu Kubelius Woppi, yang tinggal di Mess Koramil Atsj berhadapan dengan lokasi kebakaran, mendengar suara orang meminta tolong sekitar pukul 04.50 WIT. Saat keluar rumah, saksi melihat kobaran api sudah membesar.
Tidak Ada Korban Jiwa
Saksi kemudian melapor ke PLN Distrik Atsj agar aliran listrik segera dipadamkan karena api semakin membahayakan keselamatan warga sekitar.
Personel TNI-Polri bersama warga berusaha memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia, termasuk mesin pompa air Alkon.
"Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 05.40 WIT. Tidak ada korban jiwa, namun kebakaran menyebabkan kerugian sekitar Rp 1,3 miliar," kata AKBP Wahyu Basuki, seperti dikutip Antara.