Karangan Bunga Berjejer, Polri Kena Sindiran soal Penanganan Bullying di Sekolah Jakut
Kehadiran papan bunga itu diduga terkait kasus perundungan yang disebut terjadi di lingkungan sekolah tersebut, sehingga memicu perhatian publik dan orang tua.
Puluhan karangan bunga tiba-tiba berjejer di depan sebuah sekolah internasional di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kehadiran papan bunga itu diduga terkait kasus perundungan yang disebut terjadi di lingkungan sekolah tersebut, sehingga memicu perhatian publik dan orang tua murid.
Tampak, di depan Penabur Intercultural School, Kelapa Gading, karangan bunga warna-warni berdiri berderet seperti pagar.
Mulai dari papan merah, hijau, biru, hingga ungu, semuanya dipasang memanjang memenuhi trotoar. Tulisan-tulisan di atasnya berisi nada protes dan sindiran.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra membenarkan adanya laporan mengenai dugaan perundungan tersebut.
Laporan pertama teregister dengan nomor
Laporan diterima Polres Metro Jakarta Utara. Laporan pertama teregister dengan nomor LP/B/439/III/2025/SPKT/POLRES METRO JAKUT pada 5 Maret 2025. Laporan kedua masuk pada 29 November 2025 dengan nomor LP/B/2289/XI/2025/SPKT/POLRES METRO JAKUT.
Dia mengatakan, kasus ini sedang ditangani Polres Metro Jakarta Utara.
"Benar, dan ditangani oleh Polres Metro Jakarta Utara,” kata dia saat dihubungi, Kamis (4/12).
Proses hukum berjalan tanpa intervensi
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan pihaknya memberi ruang penuh kepada penyidik untuk bekerja. Ia memastikan proses hukum berjalan tanpa intervensi.
"Dalam penanganan penyidik Polrestro Jakpus, kita beri ruang bagi penyidik untuk bekerja. Polri konsisten dan komitmen dalam penegakan hukum yang adil dan transparan," singkatnya saat dikonfirmasi, Kamis (4/12).