Polisi Turun Tangan, Usut Dugaan Bullying di Sekolah Jakarta Utara Viral Kirimkan Karangan Bunga
Sebuah sekolah di Jakarta Utara menjadi sorotan di media sosial setelah menerima rangkaian karangan bunga. Namun, isinya bukanlah ucapan selamat tapi sindiran.
Media sosial ramai membahas sebuah sekolah di Jakarta Utara (Jakut) yang menerima rangkaian karangan bunga. Namun, isi tulisan pada bunga tersebut bukanlah ucapan selamat atau penghargaan, melainkan sindiran dari orang tua yang menilai pihak sekolah sengaja menutup-nutupi kasus perundungan atau bullying.
Menanggapi situasi ini, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, baik dari sekolah maupun melalui media sosial. Saat ini, kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait masalah ini.
"Masih dalam penyelidikan kami," ungkap Kompol Onkoseno kepada wartawan di Jakarta pada Kamis (4/12/2025).
Kompol Onkoseno juga menyatakan bahwa identitas pelapor dan terlapor belum dapat diungkapkan. Proses pemeriksaan sudah dimulai dan terus berlangsung.
"Sedang berjalan ya," jelasnya. Terkait dengan dugaan perundungan yang terjadi di sekolah tersebut, Onkoseno masih enggan memberikan rincian lebih lanjut. "Belum bisa kita simpulkan," tutupnya.
Laporan ke Polisi
Dari informasi yang dikumpulkan, sekolah yang terlibat adalah SDK Penabur Kelapa Gading yang berlokasi di Jakarta Utara. Terdapat dugaan bahwa tiga siswa, yaitu G (11), J (10), dan C (10), menjadi korban perundungan.
Sementara itu, pelaku yang diduga terlibat adalah E, yang juga merupakan siswa di sekolah yang sama. Para orang tua dari anak-anak yang menjadi korban perundungan tersebut telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polda Metro Jaya pada tanggal 5 Maret 2025. Selain itu, laporan juga telah disampaikan kepada Polres Jakarta Pusat pada 29 November 2025.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5409232/original/047670100_1762849751-Infografis_Bullying_CMS.jpg)