Turnamen E-sport Polresta Banjarmasin: Strategi Polri Rangkul Generasi Muda dan Cegah Kenakalan Remaja

Polresta Banjarmasin menggelar Turnamen E-sport Mini Kapolresta Cup 2026 sebagai upaya preventif kenakalan remaja, menyalurkan minat positif, dan memperkuat kolaborasi dengan generasi muda menjelang Hari Bhayangkara ke-80.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Turnamen E-sport Polresta Banjarmasin: Strategi Polri Rangkul Generasi Muda dan Cegah Kenakalan Remaja
Polresta Banjarmasin menggelar Turnamen E-sport Mini Kapolresta Cup 2026 sebagai upaya preventif kenakalan remaja, menyalurkan minat positif, dan memperkuat kolaborasi dengan generasi muda menjelang Hari Bhayangkara ke-80. (AntaraNews)

Polresta Banjarmasin, Polda Kalimantan Selatan, mengambil langkah proaktif dalam membina generasi muda melalui penyelenggaraan Turnamen E-sport Mini Kapolresta Cup 2026. Acara ini berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026, di Banjarmasin, menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Inisiatif ini bertujuan ganda: menyalurkan minat dan bakat generasi muda di bidang olahraga elektronik, sekaligus mencegah mereka terlibat dalam aktivitas negatif. Kegiatan seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, dan balap liar menjadi fokus pencegahan utama.

Pelaksana Harian Kapolresta Banjarmasin, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Timbul R.K. Siregar, menyatakan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi. Ini adalah wadah positif bagi penggemar e-sport untuk mengembangkan kemampuan dan menyalurkan hobi mereka secara konstruktif.

Fokus Pencegahan Kenakalan Remaja

Pemilihan e-sport sebagai cabang yang dipertandingkan menunjukkan adaptasi Polri terhadap perkembangan zaman, mengingat popularitasnya di kalangan remaja dan mahasiswa. Kombes Pol Timbul R.K. Siregar menekankan pentingnya memperbanyak ruang kompetisi sehat.

Ruang kompetisi tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif kegiatan produktif bagi generasi muda. Melalui e-sport, mereka dapat mengasah kemampuan berpikir strategis, kerja sama tim, dan sportivitas.

Turnamen ini dirancang sebagai langkah pencegahan efektif untuk mengurangi potensi keterlibatan generasi muda dalam perilaku berisiko. Hal ini juga berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polri, pada usia pengabdian ke-80 tahun, ingin merangkul generasi muda melalui kegiatan positif semacam ini. Tujuannya adalah untuk membangun hubungan yang lebih baik dan produktif.

Adaptasi Polri dan Pembinaan Komunitas

Turnamen Mini Kapolresta Cup 2026 diikuti oleh 15 tim dan berlangsung selama satu hari penuh. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat generasi muda terhadap olahraga elektronik.

Tim Resta Lima berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi ini, menunjukkan performa terbaik mereka. Sementara itu, Tim Resta Tiga menempati posisi kedua, dan Tim Resta Satu meraih juara ketiga.

Juara pertama dan kedua dari turnamen ini akan mendapatkan kesempatan untuk melaju ke tingkat yang lebih tinggi. Mereka akan diikutsertakan pada Turnamen Kapolda Cup Esports Kalimantan Selatan Series III 2026.

Ajang lanjutan tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-80. Ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pengembangan talenta e-sport.

Hasil dan Harapan Pembinaan Berkelanjutan

Melalui kompetisi ini, Polresta Banjarmasin berharap dapat melahirkan atlet-atlet e-sport berprestasi di masa depan. Pembinaan terhadap komunitas e-sport menjadi prioritas.

Selain itu, tujuan utamanya adalah untuk memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan generasi muda. Kemitraan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, kreatif, dan produktif.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam pembinaan sosial. Mereka berupaya menyediakan platform positif bagi perkembangan generasi penerus bangsa.

Dukungan terhadap e-sport diharapkan dapat terus berlanjut, memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Ini akan membentuk karakter generasi muda yang bertanggung jawab dan berprestasi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi