Kapolda Jabar ke Buruh: Saya Tidak Melindungi Premanisme, Silakan Diadukan
Rudi menyebut Jawa Barat merupakan salah satu daerah dengan jumlah buruh terbesar di Indonesia.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan komitmennya untuk mendukung kesejahteraan buruh di wilayah Jawa Barat. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Apel Buruh Kamtibmas yang digelar di Mapolda Jabar, Selasa (11/11).
Dalam sambutannya, Rudi menyebut Jawa Barat merupakan salah satu daerah dengan jumlah buruh terbesar di Indonesia, dan menjadi aset penting penggerak ekonomi daerah. Ia menilai keinginan buruh sangat sederhana, yakni hidup sejahtera.
Kapolda memastikan Polda Jabar berkomitmen mewujudkan hal itu, meski menurutnya kesejahteraan buruh tidak bisa dicapai hanya oleh satu lembaga.
“Tentunya ini bukan menjadi tugas sebuah institusi saja, apalagi Polri. Ini tugas kita semua, legislatif, eksekutif, yudikatif, kita sama-sama di Jawa Barat bertekad untuk memajukan kesejahteraan teman-teman semua,” tegasnya.
Apresiasi Buruh Dukung Kamtibmas
Rudi mengapresiasi deklarasi buruh yang menyatakan dukungan terhadap upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Saya menggunakan tagline Sauyunan Jaga Lembur. Bumi Jawa Barat ini harus dijaga bersama-sama. Tidak bisa oleh polisi saja, tidak bisa oleh TNI saja, tidak bisa sama eksekutif saja. Semuanya harus ikut menjaga Jawa Barat,” ujarnya.
Ia juga mengajak para buruh berperan aktif menjaga keamanan di lingkungan kerja dan tertib di jalan raya, mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas.
“Angka kecelakaan lalu lintas ini cukup tinggi. Tentunya teman-teman pagi-pagi ingin berangkat bekerja untuk mencari nafkah, keluarga di rumah mendoakan supaya kembali dengan selamat dan membawa rezeki yang halal,” tuturnya.
Dorong Investasi Aman dan Tolak Premanisme
Sebagai bentuk pelayanan, Rudi mengingatkan buruh agar tidak ragu melapor ke kepolisian melalui layanan darurat 110 bila menemukan gangguan keamanan atau tindak pidana. Ia menegaskan komitmen Polda Jabar menjaga iklim investasi yang aman dan kondusif.
“Komitmen Polda Jabar dari awal adalah safe investasi, tidak ada yang boleh mengganggu investasi di Jawa Barat. Karena dengan investasi, maka akan tumbuh perekonomian dan akhirnya buruh akan sejahtera. Saya sama sekali tidak pernah melindungi adanya praktik-praktik premanisme di lingkungan kerja. Nanti silakan diadukan apabila ada,” tegasnya.
Jamin Kebebasan Berpendapat Secara Tertib
Rudi juga menegaskan dukungannya terhadap kebebasan buruh dalam menyampaikan pendapat, selama dilakukan sesuai aturan dan menghormati kepentingan publik.
“Silakan menyampaikan pendapat, pikiran, usulan, saya dukung, saya perbolehkan. Tapi patuhi ketentuan yang sudah ada,” ucapnya.
Ia berharap komunikasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dapat terus terjalin harmonis demi kesejahteraan bersama.
“Sekali lagi, dengan tagline Sauyunan Jaga Lembur yang berarti bahwa kita bersama-sama menjaga Jawa Barat ini untuk kemajuan kita bersama, terutama kemajuan rekan-rekan buruh ini,” tutup Rudi.