Jenazah Suryadharma Ali Batal Dimakamkan di Bekasi, Lokasi Pindah ke Kalibata
Pihak keluarga mengatakan, awalnya almarhum akan dibawa ke peristirahatan di Bekasi
Almarhum Suryadharma Ali akan dimakamkan di Kalibata Jakarta Selatan. Sebagai mantan menteri dua periode periode di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), almarhum memiliki memenuhi syarat untuk dapat dikebumikan di Taman Makam Pahlawan.
Pihak keluarga mengatakan, awalnya almarhum akan dibawa ke peristirahatan di Bekasi, tepatnya di Pondok Pesantren Miftahul'Ulum selepas ibadah salat zuhur. Namun informasi terbaru mengatakan, almahrum akan dikuburkan di Kalibata.
"Insya Allah Almarhum akan dikebumikan di Kalibata sekitar setengah 2 siang, dan nanti malam tahlil tahmid dan akan ada tausyiah sampai malam ke-7 dan malam pertama akan yang akan bertausyiah pak Muhaimin Iskandar dari PKB," kata perwakilan keluarga kepada para pelayat yang hadir di rumah duka, Cipinang Cempedak Jakarta Timur, Kamis (31/7).
Sebagai informasi "Suryadharma Ali tutup usia hari ini, Kamis (31/7/2025) pukul 04.18 WIB di RS. Mayapada Jakarta," tulis akun @bimasislam, dikutip Liputan6.com, Kamis pagi.
Suryadharma Ali lahir pada 19 September 1956 di Jakarta. Pria karib disapa SDA ini menyelesaikan pendidikan tingginya di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. SDA, begitu sapaan akrabnya di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
SDA menjabat Ketua Umum PPP dari 3 Februari 2007 hingga 16 Oktober 2014, menggantikan Hamzah Haz dan kemudian digantikan oleh Muhammad Romahurmuziy.
Pada 22 Oktober 2009, SDA diangkat sebagai Menteri Agama dalam kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menggantikan Muhammad Maftuh Basyuni.
Namun pada 28 Mei 2014, SDA mundur diri setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji.