Jejak Digital Dwi Hartono Motivator Pembunuh Kacab Bank, Pernah Singgung Utang Piutang
Jejak digital Dwi Hartono terungkap. Bos bimbel yang juga influencer Instagram ini diduga otak penculikan dan pembunuhan kacab bank di Jaktim.
Polda Metro Jaya menetapkan 15 orang sebagai tersangka dalam kasus penculikan dan pembunuhan MIP (37), kepala cabang bank BUMN di Cempaka Putih, Jakarta Timur (Jaktim).
Dari jumlah tersebut, empat orang disebut sebagai otak intelektual, salah satunya DH alias Dwi Hartono.
“Yang sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka ada 15 orang,” kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya (PMJ) AKBP Abdul Rahim, Rabu (27/8).
Rahim menjelaskan, para tersangka terbagi dalam beberapa peran, mulai dari aktor intelektual, kelompok yang membuntuti korban, grup eksekutor penculikan, hingga tim penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Dari Pengusaha Bimbel ke Aktor Intelektual
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, membenarkan identitas Dwi Hartono sebagai salah satu otak intelektual.
Dwi dikenal publik sebagai pengusaha bimbingan belajar (bimbel). Ia ditangkap di Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (23/8) sekitar pukul 20.15 WIB.
“Iya bener-bener (pengusaha bimbel-red). Penyidik tahunya dia pengusaha itu (bimbel-red),” kata Ade Ary.
Jejak Digital Dwi Hartono
Selain mengelola usaha bimbel, Dwi Hartono juga aktif sebagai influencer. Di akun Instagram (IG) pribadinya, ia memiliki 38,1 ribu pengikut.
Dalam profil IG-nya, Dwi mengaku sebagai pengusaha properti, fesyen, skincare, hingga pendiri Hartono Foundation.
Ia kerap membagikan aktivitas pribadi, mulai dari plesiran hingga bermain biliar. Unggahan terakhirnya pada 13 Agustus 2025 memperlihatkan dirinya tengah bermain biliar disertai keterangan “Ada yang berani lawan kah?”
Tak hanya itu, Dwi juga sempat mengunggah foto bersama sejumlah tokoh publik, seperti Kepala Badan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko hingga Eks Menteri Pariwisata Sandiaga Uno.
Di luar Instagram, Dwi mengelola kanal YouTube bernama Klan Hartono, yang berisi tips membangun bisnis tanpa modal hingga klaim “sukses sebelum usia 30 tahun”.
Penangkapan dan Proses Hukum
Sebelumnya, polisi juga telah menangkap individu lain yang diduga sebagai aktor intelektual berinisial IP. Total, empat orang ditetapkan sebagai dalang penculikan dan pembunuhan ini.
“Tiga pelaku, yaitu DH, YJ, dan AA ditangkap pada 23 Agustus di Solo, Jawa Tengah. Sementara C ditangkap di kawasan PIK, Jakarta Utara,” jelas Rahim.
Polisi juga lebih dulu menangkap sejumlah pelaku eksekusi di Jakarta Timur, Jakarta Pusat, dan Nusa Tenggara Timur saat berusaha melarikan diri.
Kasus ini kini masih dalam pendalaman, sementara polisi terus memburu kemungkinan keterlibatan pihak lain.
“Masih dilakukan pengejaran dan pendalaman terhadap tersangka lain,” ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardy Marasabessy.