Janice Tjen Melaju di Dubai, Aldila Sutjiadi Terhenti di WTA 1000
Perjalanan petenis putri Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, di ajang WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships berakhir dengan hasil berbeda. Janice sukses melangkah, sementara Aldila harus terhenti.
Dua petenis putri kebanggaan Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, menunjukkan performa berbeda dalam ajang WTA 1000 Dubai Duty Free Tennis Championships. Kompetisi bergengsi ini menjadi panggung bagi mereka untuk bersaing di sektor ganda, dengan hasil yang kontras pada babak awal turnamen.
Janice Tjen, yang berpasangan dengan petenis Ceko Marie Bouzkova, berhasil mengamankan tempat di babak kedua setelah melalui pertarungan sengit. Kemenangan ini membawa harapan baru bagi tenis putri Indonesia di kancah internasional.
Sementara itu, Aldila Sutjiadi bersama rekannya Irina Khromacheva dari Rusia, harus mengakui keunggulan lawan dan terhenti di babak pertama. Hasil ini mengulang catatan serupa di turnamen sebelumnya, memberikan tantangan tersendiri bagi Aldila.
Perjalanan Gemilang Janice Tjen di Dubai
Pasangan Janice Tjen dan Marie Bouzkova menunjukkan dominasi sejak awal pertandingan melawan Jiang Xinyu/Ulrikke Eikeri. Mereka berhasil merebut set pertama dengan skor 6-2, menampilkan permainan yang solid dan efektif.
Statistik WTA mencatat, Janice/Bouzkova memenangkan 85,6 persen poin servis pertama dan berhasil mengkonversi dua dari empat peluang break point. Keunggulan ini didukung oleh minimnya kesalahan ganda yang mereka lakukan, hanya satu, berbanding empat kesalahan ganda dari lawan.
Meskipun menghadapi tekanan pada set kedua saat lawan bangkit, Janice/Bouzkova mampu menjaga fokus. Setelah set kedua direbut Eikeri/Jiang, pasangan Indonesia/Ceko ini kembali menunjukkan ketenangan di super tie-break.
Dengan kontrol pengembalian bola yang baik, Janice Tjen dan Bouzkova berhasil meraih kemenangan dalam waktu satu jam 22 menit dengan skor akhir 6-2, 4-6, 10-5. Kemenangan ini memastikan langkah mereka menuju babak selanjutnya di WTA 1000 Dubai.
Aldila Sutjiadi Terhenti di Babak Awal
Langkah Aldila Sutjiadi di WTA 1000 Dubai harus terhenti di babak pertama setelah berpasangan dengan Irina Khromacheva. Mereka menghadapi Alexandra Panova/Diana Shnaider dan harus menyerah dengan skor 5-7, 2-6.
Pasangan Panova/Shnaider menunjukkan performa yang lebih unggul, terutama dalam hal ace dan pengembalian bola. Mereka mencatatkan tiga ace berbanding satu milik Aldila/Khromacheva, serta berhasil mengkonversi lima dari 12 peluang break point.
Pertandingan yang berlangsung selama satu jam 19 menit ini menjadi kekalahan pahit bagi Aldila. Hasil ini menambah daftar panjang kekalahan di babak pertama ajang WTA 1000 bagi Aldila Sutjiadi.
Pekan sebelumnya di Doha, Aldila yang juga berpasangan dengan Khromacheva mengalami nasib serupa. Mereka kalah dari unggulan kelima Qatar TotalEnergies Open 2026, Gabriela Dabrowski/Luisa Stefani, dengan skor 5-7, 2-6.
Tantangan Selanjutnya dan Refleksi Performa
Setelah kemenangan gemilang, Janice Tjen dan Marie Bouzkova akan menghadapi tantangan berat di babak kedua WTA 1000 Dubai. Mereka dijadwalkan bertemu dengan unggulan kelima, pasangan Kanada/Brasil Gabriela Dabrowski/Luisa Stefani.
Dabrowski/Stefani sendiri berhasil melaju setelah mengalahkan duo Australia Kimberlu Birrell/Maya Joint dengan straight set 6-3, 6-4. Pertandingan ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi pasangan Janice/Bouzkova untuk membuktikan konsistensi mereka.
Bagi Aldila Sutjiadi, kekalahan beruntun di babak pertama turnamen WTA 1000 ini menjadi evaluasi penting. Performa di Dubai dan Doha menunjukkan perlunya strategi dan adaptasi lebih lanjut untuk menghadapi persaingan ketat di level tertinggi tenis dunia.
Meskipun demikian, partisipasi kedua petenis putri Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, di turnamen sekelas WTA 1000 tetap menjadi kebanggaan. Pengalaman ini diharapkan dapat memacu mereka untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih hasil yang lebih baik di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews