Ismu/Lingling Raih Gelar Juara ITTF World Masters 2026, Kibarkan Merah Putih di Korea Selatan
Pasangan ganda campuran Ismu Harinto/Lieng Lieng Minangmojo berhasil meraih gelar juara ITTF World Masters 2026 di Korea Selatan, menunjukkan semangat pantang menyerah dan membanggakan Indonesia.
Pasangan ganda campuran tenis meja Indonesia, Ismu Harinto dan Lieng Lieng Minangmojo, berhasil mengukir sejarah dengan meraih gelar juara pada ITTF World Masters Championships Gongneung 2026. Kemenangan gemilang ini diraih di Gangneung Olympic Park, Korea Selatan, pada Minggu (14/6), setelah menampilkan performa luar biasa di nomor mixed double 50. Keberhasilan Ismu/Lingling ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia di kancah tenis meja internasional.
Dalam pertandingan final yang penuh drama, Ismu/Lingling harus berhadapan dengan wakil tuan rumah yang tangguh, Yong Hyeon Jo/Sun Ah Kim. Meskipun sempat tertinggal dua set, pasangan Indonesia ini menunjukkan mental baja dan semangat pantang menyerah untuk membalikkan keadaan. Mereka akhirnya berhasil menutup pertandingan dengan skor 9-11, 9-11, 11-6, 11-7, 11-8, memastikan gelar juara ITTF World Masters 2026 menjadi milik Indonesia.
Gelar juara ini tidak hanya menjadi bukti kerja keras Ismu dan Lingling, tetapi juga hasil dari dukungan penuh tim di belakang mereka. Persiapan matang dan strategi yang tepat menjadi kunci utama dalam menghadapi setiap lawan. Kemenangan ini menegaskan posisi Indonesia dalam peta persaingan tenis meja dunia, khususnya di kategori master.
Perjalanan Gemilang Ismu/Lingling Menuju Puncak ITTF World Masters 2026
Perjalanan Ismu Harinto dan Lieng Lieng Minangmojo menuju podium juara ITTF World Masters 2026 tidaklah mudah, namun mereka tampil dominan sejak babak penyisihan grup. Pada babak grup, pasangan ini berhasil menyapu bersih semua pertandingan dengan kemenangan telak 3-0. Mereka mengalahkan Akira Chikaraishi/Cindy Yunghwa (JPN/USA), Han Young Il/Maeda Fumiyo (KOR/JPN), serta Rory Scott/Bhanureka Sabaratnam (IRL/WAL), menunjukkan konsistensi performa yang tinggi.
Dominasi Ismu/Lingling terus berlanjut di babak gugur. Di babak 32 besar, mereka menyingkirkan Kim Hyun Wook/Jeong Sun Hee (KOR) dengan skor 3-0. Selanjutnya, pada babak 16 besar, pasangan Indonesia ini mengalahkan Kanata Manabu/Yamazaki Ayako (JPN) dengan skor 3-1, meskipun sempat kehilangan satu set. Performa solid ini mengantarkan mereka ke perempatfinal dengan penuh keyakinan, membuktikan kualitas mereka di ITTF World Masters 2026.
Di perempatfinal, Ismu/Lingling menghadapi Sandijs Vasiljevs/Katalina Gatinska (LAT/BUL) dan berhasil menang 3-0 dengan skor 11-7, 11-8, 15-13. Kemudian, di semifinal, mereka kembali menunjukkan ketangguhan dengan mengalahkan Sergei Savelev/Ekaterina Chebaniuk (AIN) dalam empat set, 16-14, 11-7, 11-13, 11-6. Setiap kemenangan ini menjadi pijakan penting menuju gelar juara ITTF World Masters 2026.
Mental Baja dan Comeback Dramatis di Final ITTF World Masters 2026
Partai final ITTF World Masters 2026 menjadi panggung bagi Ismu/Lingling untuk menunjukkan ketangguhan mental yang luar biasa. Berhadapan dengan wakil tuan rumah, Yong Hyeon Jo/Sun Ah Kim, di hadapan publik Korea Selatan, Ismu dan Lingling sempat tertinggal dua set pertama dengan skor 9-11 dan 9-11. Situasi ini menempatkan mereka di bawah tekanan besar, dengan gelar juara seolah menjauh.
Namun, di tengah kondisi yang sulit, legenda tenis meja nasional yang pernah mewakili Indonesia di Olimpiade Sydney 2000, Ismu, bersama Lingling, berhasil menemukan momentum. Mereka bangkit dengan permainan yang lebih agresif, tenang, dan penuh keyakinan. Ismu menyatakan, "Kami menemukan momentum yang tepat untuk membalikkan keadaan dan meraih hasil yang terbaik. Gelar juara ganda campuran pada ITTF Champions Gangneung 2026 menjadi bukti dari kerja keras seluruh tim."
Pasangan ini berhasil memenangkan set ketiga dan keempat dengan skor 11-6 dan 11-7, memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game. Di set penentuan, duel berlangsung sangat ketat, namun Ismu/Lingling mampu menjaga fokus dan konsentrasi. Mereka akhirnya berhasil memenangi set penentuan dengan skor 11-8, menyelesaikan comeback epik dari ketertinggalan 0-2 menjadi kemenangan 3-2 dan mengamankan gelar juara ITTF World Masters 2026.
Dukungan Tim Wu Sport di Balik Kemenangan Ismu/Lingling
Keberhasilan Ismu/Lingling meraih gelar juara ITTF World Masters 2026 tidak lepas dari peran penting tim pendukung mereka. Sejak bergabung di bawah manajemen Wu Sport yang dipimpin oleh Suroso Hartono, Ismu dan Lieng Lieng mendapatkan dukungan yang sangat baik. Dukungan ini mencakup persiapan menyeluruh untuk setiap pertandingan, termasuk penyusunan strategi yang efektif saat pertandingan berlangsung.
Ismu Harinto secara khusus mengapresiasi peran manajemen Wu Sport dalam perjalanan mereka. "Sejak bergabung di bawah manajemen Wu Sport yang dipimpin Suroso Hartono, saya dan Lieng Lieng mendapatkan dukungan yang sangat baik. Baik dalam mempersiapkan setiap pertandingan, khususnya dalam penyusunan strategi saat pertandingan berlangsung," ungkap Ismu. Dukungan ini terbukti krusial, terutama dalam situasi genting di partai final.
Sinergi antara atlet dan tim manajemen ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi yang solid dapat menghasilkan prestasi tertinggi. Strategi yang matang, analisis lawan, dan persiapan fisik serta mental yang terencana dengan baik menjadi faktor penentu dalam setiap kemenangan. Gelar juara ITTF World Masters 2026 ini adalah buah dari kerja sama tim yang harmonis dan profesional.
Sumber: AntaraNews