Istana Ungkap Alasan Prabowo Pilih Setelan Jas di Sidang Tahunan 2025
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan alasan mengapa Presiden Prabowo tidak menggunakan pakaian adat saat di sidang tahunan 2025.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto tidak mengenakan baju adat saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR/DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8). Menurutnya, keputusan itu murni merupakan pilihan pribadi Presiden.
“Tidak bermaksud membandingkan atau tidak menghormati baju adat. Ini hanya soal preferensi. Beliau memilih menggunakan PSL atau Pakaian Sipil Lengkap,” kata Prasetyo di Kompleks Parlemen.
Bakal Pakai Pakaian Adat
Meski begitu, Prasetyo memastikan Prabowo akan mengenakan busana adat pada upacara Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2025. Ia enggan membocorkan detail daerah asal baju adat tersebut.
“Insya Allah beliau kenakan saat peringatan detik-detik proklamasi. Rahasia, jangan di-spill,” ujarnya.
Sidang Tahunan kali ini menjadi momen perdana Prabowo berpidato sebagai Presiden. Berdasarkan pantauan, ia tiba di Gedung DPR/MPR RI sekitar pukul 08.54 WIB didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Prabowo tampil dengan setelan jas abu-abu, peci hitam, dan dasi biru.
Kedatangannya disambut langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Najamuddin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, serta jajaran pimpinan MPR/DPR lainnya.
Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kemudian melakukan sesi foto bersama para pimpinan lembaga negara sebelum memasuki ruang sidang.