Isa Zega Bantah Ditolak Jadi Makmum Salat Tarawih di Lapas Perempuan
Muncul kabar Isa Zega ditolak jadi makmum saat menjalankan salat tarawih di Lapas Klas IIA Perempuan Kota Malang.
Selebgram Isa Zega membantah ditolak jadi makmum saat menjalankan salat tarawih di Lapas Klas IIA Perempuan Kota Malang. Dia menegaskan bahwa dirinya tidak bisa salat berjamaah beriman pada perempuan.
"Tidak ada ditolak, salah. Lapas itu sangat memperhatikan Mami (Isa Zega). Kan mami nggak bisa kalau imamnya perempuan. Di sana kan imamnya perempuan," ungkap Isa Zega usai menjalankan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen Kabupaten Malang, Selasa (11/3).
Isa mencontohkan salat tarawih di Makkah yang imamnya seorang laki-laki, sehingga laki-laki, perempuan, termasuk juga dirinya dapat menjadi makmum. Tetapi tidak bisa jika imamnya seorang perempuan, maka makmumnya harus perempuan.
"Kalau di Kota Suci Makkah, Madinah kan imamnya laki-laki. Jadi kita, laki-laki, perempuan bisa jadi satu (makmum)," ungkapnya.
Isa mengaku memiliki pendapat berbeda untuk urusan imam salat yakni laki-laki, tetapi belum sepenuhnya dapat dipenuhi oleh Lapas.
"Saya mengajukan bahwasannya saf makmum sama imam itu berbeda (jarak). Namun imam itu sebaris, maju sedikit saja (kalau imam laki-laki)," Katanya.
Pilih Salat Sendiri
Iza pun saat ini memilih untuk salat sendiri. Karena memang untuk salat berjamaah dengan yang lain masih belum memungkinkan.
"Jamaah, satu minggu pertama itu kita masih jamaah. Selanjutnya tidak. (Tapi) Salatnya (sekarang) sendiri," ungkapnya.
Kata Iza, usulan itu sangat dimungkinkan, karena sebelumnya dia juga mengajukan soal cat rambut harus hitam. Tapi akhirnya juga bisa dipenuhi oleh pihak Lapas.
"Sama di sana kan cat rambut harus hitam. Saya mengajukan, saya sudah melaksanakan salat lima waktu, sudah memperbaiki diri. Saya tidak mau rambut saya dicat hitam. Jadi gitu. Tidak ada lapas menolak," urainya.