InJourney Salurkan Bantuan Banjir, Perkuat Respons di Tiga Provinsi Terdampak
Holding BUMN InJourney bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Komitmen InJourney Salurkan Bantuan Banjir ini untuk memastikan dukungan sampai ke wilayah yang paling membutuhkan.
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, sebagai holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan bencana. Mereka memperkuat respons di tiga provinsi yang dilanda banjir, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Langkah ini diwujudkan melalui pengerahan personel, pendirian posko darurat, serta penyaluran bantuan logistik esensial bagi masyarakat yang terdampak. Upaya ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam membantu meringankan beban korban bencana alam.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menegaskan bahwa InJourney Group berkomitmen penuh untuk selalu hadir membantu masyarakat. "Kami memastikan seluruh dukungan InJourney Group, mulai dari bantuan logistik hingga pengerahan personel, dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan secara cepat dan terkoordinasi," ujarnya.
Jenis Bantuan dan Wilayah Prioritas Penyaluran
InJourney Group telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan logistik yang sangat dibutuhkan oleh para korban banjir. Bantuan tersebut meliputi paket makanan siap saji, minyak goreng, beras, telur, serta air mineral dalam botol dan galon.
Selain kebutuhan pangan, InJourney juga menyediakan selimut, handuk, family kit, pampers, susu, dan obat-obatan untuk mendukung kesehatan dan kenyamanan warga. Distribusi bantuan ini difokuskan pada wilayah-wilayah yang paling parah terdampak.
Di Sumatera Barat, bantuan telah disalurkan ke Kp Galapuang, Sungai Buluh, dan Posko Unand. Sementara itu, di Sumatera Utara, bantuan menjangkau Desa Sibalanga dan Adiankoting di Kabupaten Tapanuli Utara, serta beberapa lokasi di Aceh.
Peran Strategis InJourney Airports dan Relawan GURILA
Anak perusahaan InJourney, InJourney Airports, turut berperan aktif dalam upaya penanganan bencana ini. Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Sumatera Barat ditunjuk sebagai PIC Satgas BUMN Padang Pariaman.
BIM telah mendirikan Posko Bencana yang berlokasi strategis di pintu masuk bandara. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi utama, titik penyaluran bantuan, sekaligus pusat informasi penting bagi masyarakat terdampak.
Untuk memperkuat dukungan di lapangan, Relawan GURILA (Gunung Rimba Laut), yang merupakan tim kemanusiaan dari karyawan InJourney Airports, telah diberangkatkan. Tim ini memastikan proses penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi di berbagai titik terdampak.
Komitmen Berkelanjutan dan Koordinasi Penanganan Bencana
InJourney Group terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat respons terhadap bencana. Pada Sabtu (29/11), sebanyak 18 personel tambahan kembali diturunkan ke wilayah terdampak di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh untuk penguatan tim.
Maya Watono menambahkan bahwa InJourney Group akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, BUMN lain, dan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak bencana dapat ditangani secara cepat dan terukur.
Kolaborasi ini penting untuk menciptakan sinergi dalam upaya pemulihan pasca-bencana. Komitmen InJourney Salurkan Bantuan Banjir ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Sumber: AntaraNews