IKBI PG Ngadirejo Kediri Bagikan Paket Sembako dan Santunan, Harapkan Berkah Giling 2026
Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PG Ngadirejo Kediri menunjukkan kepedulian sosial dengan **bagikan paket sembako** dan santunan di bulan Ramadhan, sekaligus memohon doa restu untuk kelancaran musim giling 2026.
Ikatan Keluarga Besar Istri (IKBI) PG Ngadirejo Kediri, Jawa Timur, aktif menunjukkan kepedulian sosialnya kepada masyarakat sekitar. Organisasi ini membagikan paket bahan pokok dan santunan uang tunai sebagai bentuk perhatian sekaligus membantu warga mencukupi kebutuhan di bulan Ramadhan.
Ketua IKBI PG Ngadirejo Kediri, Yunita Nilam Sari, pada Sabtu (28/2) menyatakan bahwa pihaknya telah mendistribusikan total 110 paket yang berisi bahan pokok kepada warga. Selain itu, santunan uang tunai juga diberikan kepada 10 anak yatim yang berasal dari dua desa, yakni Desa Tales di Kecamatan Ngadiluwih dan Desa Jambean di Kecamatan Kras.
Aksi sosial ini merupakan wujud apresiasi kepada warga, mengingat aktivitas pabrik selama musim giling mungkin sedikit banyak memberi dampak. Melalui kegiatan ini, IKBI PG Ngadirejo berharap dapat menjaga tali silaturahmi yang erat dengan komunitas setempat dan memohon kelancaran musim giling 2026.
Kepedulian Sosial IKBI PG Ngadirejo di Bulan Suci
Yunita Nilam Sari, yang akrab disapa Ibu Wayan, menjelaskan bahwa pembagian paket bahan pokok dan santunan ini merupakan wujud nyata kepedulian. Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar selama bulan suci Ramadhan.
Pemberian bantuan ini juga menjadi bentuk terima kasih kepada warga yang selama ini hidup berdampingan dengan operasional pabrik. Ibu Wayan menyadari bahwa kehadiran pabrik gula kadang menimbulkan dampak, sehingga kegiatan ini menjadi jembatan untuk mempererat hubungan baik.
Harapan besar menyertai setiap paket yang dibagikan, yaitu agar kegiatan bakti sosial dan santunan anak yatim ini dapat mengetuk pintu langit. Doa bersama dipanjatkan agar musim giling tahun 2026 berjalan lancar dan mampu melampaui target yang telah dicanangkan.
Kinerja dan Target Produksi PG Ngadirejo
Pabrik Gula (PG) Ngadirejo Kabupaten Kediri mencatat kinerja impresif pada musim giling 2025 dengan merealisasikan proses giling tebu hingga 10 juta kuintal. Pencapaian ini sesuai dengan target yang telah ditetapkan untuk musim giling tersebut.
General Manager PG Ngadirejo Kabupaten Kediri, Wayan Mei Purwono, mengungkapkan bahwa pada musim giling 2025, perusahaan berhasil memproduksi gula sebanyak 80 ribu ton. Kualitas tebu yang dihasilkan petani juga relatif bagus, dengan rata-rata rendemen di atas 8,12, lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
Dengan kapasitas mesin pabrik mencapai 5,5 ribu ton cane per day (TCD), PG Ngadirejo optimistis mampu menggiling tebu hingga 11 juta kuintal. Angka ini bahkan melebihi target awal, menunjukkan potensi besar pabrik dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Persiapan Musim Giling 2026 dan Kesejahteraan Petani
PG Ngadirejo Kabupaten Kediri mengelola lahan tanaman tebu seluas sekitar 12 ribu hektare, tersebar di Kediri dan sekitarnya. Sekitar 85 persen dari lahan tersebut merupakan milik petani, menegaskan peran vital petani dalam rantai pasok gula.
Untuk menyambut musim giling 2026, PG Ngadirejo telah melakukan persiapan matang, baik dari sisi on farm maupun off farm. Salah satu inisiatif penting adalah pelaksanaan program Kementerian Pertanian untuk tanam tebu perdana bongkar ratoon, yang bertujuan meningkatkan produktivitas.
Petani mitra PG Ngadirejo menerima bantuan bibit dan dukungan operasional untuk lahan seluas 2.900 hektare. Wayan Mei Purwono optimistis bahwa produktivitas bahan baku tebu akan meningkat di musim depan, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan petani.
Sumber: AntaraNews