Hanya Kota Bima dan Sumbawa Wakili NTB di Ajang Kreativesia Kemenpora 2025, Siap Bersaing Nasional!
Kota Bima dan Kabupaten Sumbawa terpilih mewakili NTB di ajang Kreativesia Kemenpora 2025 di Palembang. Simak detail persiapan mereka untuk bersaing di tingkat nasional!
Dua daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kota Bima dan Kabupaten Sumbawa, berhasil terpilih untuk mewakili provinsi di ajang Kreativesia Kemenpora. Kompetisi kreativitas pemuda tingkat nasional ini akan diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Palembang, Sumatera Selatan. Mereka dijadwalkan untuk bersaing ketat pada tanggal 14 hingga 18 Oktober mendatang.
Kreativesia merupakan agenda tahunan Kemenpora yang bertujuan memfasilitasi serta mempromosikan inovasi pemuda Indonesia. Ajang ini mencakup berbagai bidang, mulai dari teknologi, seni, budaya, hingga isu-isu sosial yang relevan. Ini adalah panggung penting bagi generasi muda untuk menampilkan bakat dan ide-ide cemerlang mereka.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB, Asnirawati, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat krusial. Ia berharap perwakilan NTB mampu menunjukkan potensi terbaiknya dan membawa nama besar provinsi di kancah nasional. Seleksi ketat telah dilaksanakan sejak awal September di tingkat kabupaten/kota.
Proses Seleksi Berjenjang Menuju Kreativesia Kemenpora
Perjalanan menuju ajang Kreativesia Kemenpora diawali dengan seleksi di sepuluh kabupaten dan kota di NTB. Dari tahapan awal ini, hanya tiga daerah yang berhasil melaju ke tingkat provinsi. Ketiga finalis tersebut adalah Kota Bima, Kabupaten Sumbawa, dan Kabupaten Lombok Tengah, yang bersaing memperebutkan tiket nasional.
Kepala Bidang Pemberdayaan Daya Saing Kepemudaan Dispora NTB, Tarmidzi, menjelaskan bahwa proses penjurian di tingkat provinsi berlangsung sangat alot. "Setelah melalui proses dan seleksi yang alot oleh dewan juri pada penentuan pemenang ditetapkan," ujarnya. Penilaian ini dilakukan untuk memastikan perwakilan terbaik yang akan membawa nama NTB.
Akhirnya, dewan juri memutuskan bahwa Kota Bima akan mewakili NTB di bidang fesyen, sementara Kabupaten Sumbawa akan berkompetisi di bidang kriya. Kedua delegasi ini akan mendapatkan dukungan penuh dari Kemenpora terkait pembiayaan selama mengikuti seleksi nasional di Palembang. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung kreativitas pemuda.
Proses penjurian di tingkat provinsi dipimpin oleh tokoh-tokoh berkompeten, yaitu Maya Damayanti dari Dekranasda NTB dan Ermawanti, pemilik Erina Galery Mataram. Penjurian ini juga disaksikan langsung oleh rombongan perwakilan dari ketiga kabupaten/kota finalis, termasuk Kepala Bidang Kepemudaan di dinas masing-masing, menjamin transparansi dan objektivitas penilaian.
Membawa Nama Besar NTB di Kancah Nasional
Asnirawati, Plh Kepala Dispora NTB, menekankan pentingnya ajang Kreativesia Kemenpora sebagai wadah pengembangan diri. Ia melihat ini sebagai kesempatan emas bagi pemuda NTB untuk mengukur dan mengembangkan kreativitas mereka. Partisipasi di level nasional diharapkan dapat memicu semangat inovasi di kalangan generasi muda.
Lebih lanjut, Asnirawati menegaskan harapan besar yang diemban oleh perwakilan NTB. "Bagi pemenang perwakilan NTB nanti wajib hukumnya untuk membawa nama besar NTB," katanya. Pernyataan ini bukan hanya sebagai motivasi, tetapi juga sebagai tanggung jawab moral untuk mengharumkan nama daerah di kompetisi bergengsi ini.
Ajang Kreativesia Kemenpora tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga platform untuk saling bertukar ide dan pengalaman antar pemuda dari seluruh Indonesia. Diharapkan, melalui ajang ini, pemuda NTB dapat memperluas jaringan, mendapatkan inspirasi baru, dan membawa pulang inovasi yang bermanfaat bagi daerahnya. Keberhasilan mereka akan menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya di NTB.
Sumber: AntaraNews