Sorot
{{caption}}
Gol Telat Erling Haaland Antar Norwegia ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Brasil Menunggu

{{caption}}
Hasil Pantai Gading vs Norwegia: Viking Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026

{{caption}}
Alasan Hakim Tolak Permintaan Jaksa Bebankan Rp 4,8 Triliun ke Nadiem

{{caption}}
Pramono Minta Senayan City dan Plaza Senayan Terhubung Terowongan Bawah Tanah

{{caption}}
Hakim Minta Kejagung Usut Kenaikan Harta Nadiem Lewat TPPU

{{caption}}
Makna Mawar Kuning di Sidang Nadiem

Topik Terkait
{{caption}}
Gus Yahya Tegaskan Persoalan Internal PBNU Tuntas, Kembali Bersama dalam Kebersamaan

Ketua Umum PBNU Gus Yahya menyatakan seluruh persoalan internal PBNU telah selesai usai pertemuan di Surabaya, menegaskan kembali kebersamaan jajaran pimpinan.

{{caption}}
Keputusan PBNU Final: Rapat Syuriyah-Mustasyar Tegaskan Legalitas Kepemimpinan

Rapat konsultasi Syuriyah-Mustasyar PBNU di Kediri menghasilkan keputusan final yang mengikat, menegaskan legalitas kepemimpinan sah PBNU dan mengakhiri polemik internal.

{{caption}}
Islah Tercapai di Lirboyo, Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Sepakat Gelar Muktamar Bersama

Kedua belah pihak menyepakati untuk menyelenggarakan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama secara bersama-sama.

{{caption}}
Diminta Tempuh Majelis Tahkim, Ini Respons Gus Yahya dalam Polemik PBNU

Ketua Umum PBNU Gus Yahya Cholil Staquf diminta menempuh jalur Majelis Tahkim terkait keabsahan rapat pleno. Polemik PBNU Majelis Tahkim ini mencuat setelah hasil rapat ditolak.

{{caption}}
Anak Cucu Pendiri NU Hadiri Rapat Pleno PBNU Penetapan Pj Ketum

Rapat ini mengagendakan keputusan penting yaitu menunjuk Pj Ketua Umum PBNU menggantikan KH Yahya Cholil Tsaquf atau Gus Yahya.

{{caption}}
Rais Syuriah PBNU Apresiasi Silaturahmi Mustasyar NU, Tegaskan Mekanisme Organisasi Tetap Prioritas

Rais Syuriah PBNU Mohammad Nuh mengapresiasi Silaturahmi Mustasyar NU, namun menegaskan bahwa keputusan penting harus melalui mekanisme rapat pleno PBNU yang akan datang.

{{caption}}
Gus Yahya Terbuka Islah, PBNU Berupaya Jaga Tatanan Organisasi

Ketua Umum PBNU, Gus Yahya Cholil Staquf, menyatakan dirinya terbuka untuk islah usai silaturahim di Pesantren Tebuireng, Jombang. Ia berharap tatanan organisasi NU tetap terjaga.

{{caption}}
Gus Yahya Jelaskan Kisruh PBNU ke Kiai Sepuh di Jombang, Bawa Dokumen Lengkap

Ketua Umum PBNU, Gus Yahya Cholil Staquf, memberikan klarifikasi mendalam mengenai kisruh PBNU kepada para kiai sepuh di Pesantren Tebuireng, Jombang, dengan harapan menemukan solusi terbaik.

{{caption}}
Gus Yahya Minta Polemik PBNU Diselesaikan di Muktamar, Tolak Surat Pemberhentian

Ketua Umum PBNU Gus Yahya menyikapi beredarnya surat pemberhentian dirinya, menegaskan bahwa semua polemik PBNU harus diselesaikan secara terhormat melalui Muktamar.

{{caption}}
Alim Ulama PBNU Sepakat Tolak Pemakzulan Gus Yahya, Tegaskan Kepengurusan Penuh

Silaturahim alim ulama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta menghasilkan kesepakatan bulat menolak pemakzulan Gus Yahya, menegaskan kepengurusan akan berjalan penuh hingga akhir periode.

{{caption}}
Gus Lilur Berharap Muktamar NU Ke-35 Hasilkan Pemimpin Pemersatu Umat

Tokoh muda NU, Gus Lilur, berharap Muktamar NU Ke-35 yang akan datang mampu melahirkan pemimpin pemersatu warga nahdliyin dan mengakhiri konflik internal yang berkepanjangan.

{{caption}}
Prabowo Hadiri Munas dan Konbes NU, Disambut Rais Aam PBNU Hingga Gus Yahya

Prabowo tiba di lokasi acara pukul 13.45 WIB, usai sebelumnya meresmikan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di Sampang, Jawa Timur.

{{caption}}
Gus Ma'shum PBNU: Adab Musyawarah NU Kunci Keberhasilan Munas dan Konbes

Wasekjen PBNU Gus Ma'shum mengingatkan adab musyawarah NU sebagai penuntun utama dalam Munas dan Konbes di Kediri, menekankan tradisi pesantren demi kemaslahatan bersama.

{{caption}}
Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengonfirmasi Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan, Madura, yang akan membahas agenda penting menuju Muktamar NU.

{{caption}}
Jelang Muktamar ke-35 NU, Kandidat Ketua Umum PBNU Lengkapi Syarat Kaderisasi dan Intensif Konsolidasi

Sejumlah figur yang disebut masuk dalam bursa calon ketua umum terlihat semakin aktif melakukan silaturahmi dan konsolidasi ke pengurus wilayah.

{{caption}}
Lulus PMKNU, Gus Salam Kantongi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU

Di tengah menguatnya pembicaraan mengenai kandidat Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU.

{{caption}}
Gus Lilur: Muktamar NU ke-35 Jadi Pijakan NU Tetap Penjaga Moral RI

Tokoh muda NU, Gus Lilur, menegaskan Muktamar NU ke-35 harus menjadi pijakan bagi Nahdlatul Ulama untuk terus berperan sebagai penjaga moral Republik Indonesia, bukan sekadar ajang pemilihan internal organisasi.

{{caption}}
PBNU dan Keuskupan Agung Jakarta Bangun Gerakan Ketahanan Sosial Hadapi Dampak Konflik Global

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bersama Keuskupan Agung Jakarta bersepakat meluncurkan Gerakan Ketahanan Sosial, sebuah inisiatif kolektif untuk memperkuat solidaritas dan gotong royong masyarakat dalam menghadapi dampak konflik global.

{{caption}}
Prabowo Tunjukkan Komitmen Kuat untuk Perdamaian di Timur Tengah

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat untuk berkontribusi dalam penyelesaian konflik di Timur Tengah, menegaskan peran strategis Indonesia sebagai mediator yang diterima semua pihak.

{{caption}}
Gus Yahya: Ormas Islam Siap Beri Kontribusi Nyata untuk Agenda Pemerintah

Ketua Umum PBNU Gus Yahya menegaskan Ormas Islam akan mendapat ruang luas untuk berikan kontribusi nyata dalam mewujudkan agenda pemerintah, sekaligus sepakat mendukung Presiden Prabowo.

{{caption}}
PBNU Dorong BoP Jadi Wahana Deeskalasi Konflik Timur Tengah, Presiden Prabowo Siap Bertindak

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menegaskan Board of Peace (BoP) harus menjadi instrumen penting untuk deeskalasi konflik di Timur Tengah, sebuah langkah yang juga didukung Presiden Prabowo Subianto.

{{caption}}
Gus Yahya: Prabowo Subianto Berpeluang Besar Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

Ketua Umum PBNU Gus Yahya menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki peluang besar menjadi **mediator konflik Timur Tengah** karena diterima semua pihak, menegaskan komitmennya untuk perdamaian.