Gubernur Sumut Tekankan Rutinitas Gerakan Indonesia ASRI di Kawasan Wisata
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menggaungkan pentingnya Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) secara rutin, khususnya di destinasi wisata, demi menjaga kebersihan dan menarik wisatawan.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution kembali menegaskan pentingnya pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) secara berkala. Penekanan ini terutama ditujukan bagi seluruh kawasan wisata di provinsi tersebut. Langkah ini merupakan upaya serius dalam menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan pengunjung.
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat memimpin langsung aksi bersih-bersih di Pantai Sorake, Kabupaten Nias Selatan, pada Jumat. Kegiatan ini turut melibatkan para bupati dan wali kota se-Kepulauan Nias. Inisiatif ini selaras dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjaga kebersihan destinasi wisata.
Tujuan utama dari gerakan ini adalah untuk memastikan bahwa objek wisata andalan Sumatera Utara selalu terjaga kebersihannya. Kebersihan menjadi faktor krusial dalam menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Dengan lingkungan yang bersih, pengalaman berwisata akan menjadi lebih menyenangkan dan berkesan.
Pentingnya Kebersihan Destinasi Wisata
Bobby Nasution menekankan bahwa destinasi wisata yang menjadi andalan daerah harus senantiasa dijaga kebersihannya. Ia berharap Gerakan Indonesia ASRI dapat berlangsung rutin di berbagai tempat wisata. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan.
Seluruh destinasi wisata di wilayah Sumatera Utara, menurut Bobby, perlu mematuhi arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait kebersihan. Kebersihan adalah cerminan dari kualitas pengelolaan pariwisata suatu daerah. Dengan menjaga kebersihan, citra pariwisata Sumut akan semakin meningkat di mata dunia.
Selain kegiatan bersih-bersih, Gubernur juga meminta masyarakat di kawasan wisata untuk tertib dalam membuang sampah. Praktik membuang sampah sembarangan masih sering ditemukan di beberapa lokasi wisata. Edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dukungan dan Harapan untuk Masyarakat
Gubernur Bobby Nasution tidak hanya mengimbau, tetapi juga memberikan dukungan konkret. Ia menyerahkan bantuan alat kebersihan kepada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Bantuan ini diharapkan dapat memfasilitasi kegiatan bersih-bersih yang dilakukan secara rutin.
Pemberian bantuan ini menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung upaya kebersihan di tingkat lokal. Dengan peralatan yang memadai, diharapkan kegiatan bersih-bersih di Pantai Sorake dapat berjalan lebih efektif. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat esensial.
Bobby juga mengingatkan bahwa rutin membersihkan bukan berarti masyarakat bisa bebas membuang sampah. Ia menegaskan pentingnya saling menjaga kebersihan lingkungan. Kesadaran kolektif adalah fondasi utama untuk mencapai lingkungan wisata yang bersih dan lestari.
Respon Positif dari Pelaku Usaha
Christian Zebua, seorang pelaku usaha surfing di Pantai Sorake, menyambut baik inisiatif Gubernur Bobby Nasution. Ia mendukung penuh kegiatan bersih-bersih sampah yang dipimpin langsung oleh Gubernur bersama para bupati dan wali kota se-Kepulauan Nias. Dukungan dari sektor swasta sangat berarti bagi keberlanjutan program ini.
Christian menjelaskan bahwa Pantai Sorake terkenal dengan ombak tingginya yang mencapai 15 meter. Mayoritas pengunjung pantai ini adalah wisatawan mancanegara. Kebersihan menjadi daya tarik utama bagi turis asing yang mencari pengalaman berlibur yang berkualitas.
Menurut Christian, Pantai Sorake sebenarnya sudah cukup bersih dan rapi. Namun, kegiatan rutin seperti ini akan membuatnya menjadi lebih baik lagi. Ia menilai inisiatif ini sangat positif, terutama karena mayoritas pengunjung berasal dari luar negeri. Lingkungan yang terjaga akan meningkatkan reputasi Sorake sebagai destinasi selancar kelas dunia.
Sumber: AntaraNews