Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya

{{caption}}
[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG

{{caption}}
Miris Kasus Pelecehan Anak di Bekasi, Terbongkar Usai Pengakuan Korban

{{caption}}
DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap

{{caption}}
Jemaah Haji Khusus Jalan hingga 7 Kilometer di Mina, Penempatan Maktab Disorot

{{caption}}
Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028

Topik Terkait
{{caption}}
BMKG Jelaskan Sumber Gempa M4,6 yang Guncang Sukabumi

Wilayah Kabupaten Sukabumi diguncang gempa dengan magnitudo 4,6 pada Minggu malam, 17 Mei 2026, tepatnya pukul 22.15.01 WIB.

{{caption}}
Waspada! Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sukabumi Jawa Barat

Gempa dengan kekuatan 4,6 skala Richter mengguncang Kabupaten Sukabumi pada malam hari, tepatnya Minggu (17 Mei 2026).

{{caption}}
Gempa 6,5 Magnitudo di Sumenep, Dampaknya Terasa Jauh hingga Bali

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Dr. Daryono mengatakan, peristiwa gempa bumi di wilayah Sumenep dan Pulau Sapudi, Jawa Timur diguncang gempa tektonik.

{{caption}}
Fakta Unik: Gempa Bumi Sumenep Magnitudo 6,5 Disusul Empat Kali Gempa Susulan, BMKG Ungkap Penyebabnya

BMKG mencatat Gempa Bumi Sumenep magnitudo 6,5 pada Selasa malam disusul empat kali gempa susulan. Apa penyebab gempa dangkal ini dan bagaimana dampaknya?

{{caption}}
Fakta Unik: Gempa Magnitudo 6,5 Guncang Sumenep, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Sumenep, Jawa Timur, namun BMKG memastikan tidak berpotensi tsunami. Bagaimana dampaknya di Madura?

{{caption}}
Gempa Bumi Mengguncang Laut Sukabumi Hari Ini, 18 Januari 2025: Berikut Fakta di Baliknya

Sukabumi diguncang gempa berkekuatan 4,3 M pada 18 Januari 2025 pukul 00:44 WIB. Menurut BMKG, gempa ini disebabkan oleh sesar aktif.

{{caption}}
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Sukabumi

Episenter gempa terletak pada koordinat 7.35 LS dan 106.49 BT

{{caption}}
Sukabumi Diguncang Gempa Darat Magnitudo 4,5

Lokasi gempa berada pada titik koordinat 7.35 LS - 106.49 BT.

{{caption}}
Gempa Bumi Guncang Sukabumi Hari Ini, Begini Analisis BMKG

Gempa bumi di Sukabumi hari ini terasa sampai Bandung

{{caption}}
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Sukabumi, Dipicu Aktivitas Lempeng Eurasia

Gempa berkekuatan 5,2 magnitudo mengguncang wilayah selatan Jawa, tepatnya di Sukabumi, Jawa Barat, pada Kamis dini hari

{{caption}}
Gempa Dangkal Magnitudo 3.5 Guncang Sukabumi

Pusat gempa berada 26 kilometer laut Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan kedalaman 10 kilometer.

{{caption}}
Gempa M 4,9 Guncang Pantai Barat Sumatera di Aceh, Ini Penyebabnya

Episenter gempa terletak di laut pada jarak 134 Km arah Barat Daya Kota Calang, Aceh, pada kedalaman 13 km.

{{caption}}
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Tutuyan Sulawesi Utara, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Warga Tutuyan, Sulawesi Utara diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,7 dini hari tadi. BMKG mengumumkan gempa Magnitudo 5,7 Tutuyan ini tidak berpotensi tsunami, memberikan ketenangan di tengah kewaspadaan.

{{caption}}
Gempa Bengkulu 5,3 Magnitudo Guncang Bengkulu Selatan, BMKG Ingatkan Potensi Susulan

Wilayah Bengkulu Selatan diguncang gempa bumi berkekuatan 5,3 magnitudo pada Sabtu malam. BMKG mengingatkan warga untuk waspada terhadap potensi gempa susulan di Bengkulu.

{{caption}}
BMKG Catat Gempa Bumi Sigi Magnitudo 4,8 Guncang Sulawesi Tengah, Tidak Berpotensi Tsunami

Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, diguncang Gempa Bumi Sigi berkekuatan M 4,8 pada Sabtu sore. BMKG memastikan gempa dangkal ini tidak berpotensi tsunami dan akibat aktivitas Sesar Palukoro.

{{caption}}
Gempa Nias Utara 5,9 Magnitudo Guncang Dini Hari, BMKG Imbau Waspada Gempa Susulan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan Gempa Nias Utara berkekuatan 5,9 magnitudo mengguncang wilayah tersebut pada Minggu dini hari, memicu imbauan untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

{{caption}}
Penanganan 1.313 Pengungsi Gempa Flores NTT Terus Berlanjut, Bantuan Mendesak Disalurkan

Gempa bumi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan 1.313 pengungsi Gempa Flores NTT membutuhkan penanganan intensif. Simak upaya tim gabungan dan kebutuhan mendesak di lokasi bencana.

{{caption}}
Pemprov Bengkulu Perkuat Kesiapsiagaan Bengkulu Megathrust Hadapi Ancaman Bencana

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama TNI memperkuat Kesiapsiagaan Bengkulu Megathrust, menyadari posisi geografis daerah di Cincin Api Pasifik yang rawan bencana.

{{caption}}
BMKG Tegaskan Fenomena Bediding Bukan Cuaca Ekstrem, Ini Penjelasannya

BMKG meluruskan narasi yang beredar, menegaskan bahwa fenomena bediding yang menyebabkan suhu dingin musiman bukanlah cuaca ekstrem. Simak penjelasan lengkapnya agar tidak salah paham!

{{caption}}
Pemprov DKI dan BMKG Kembangkan Sistem Prediksi Polusi Udara Jakarta Lebih Akurat

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama BMKG sedang menyiapkan Sistem Prediksi Polusi Udara Jakarta yang canggih untuk memberikan peringatan dini dan informasi kualitas udara yang lebih akurat, membantu masyarakat mengambil langkah mitigasi.

{{caption}}
BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis, Sebagian Wilayah Diguyur Hujan Ringan Sore Hari

Simak Prakiraan Cuaca Jakarta untuk hari Kamis, 4 Juni 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah Ibu Kota akan diguyur hujan ringan pada sore hingga malam hari.

{{caption}}
Warga Bali Harap Bersabar, Cuaca Dingin Diprediksi Berlangsung hingga Agustus

Suhu udara dingin mulai terasa di sejumlah wilayah Bali saat malam hingga pagi hari dalam beberapa hari terakhir.

{{caption}}
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Sulawesi Utara Disertai Angin Kencang Hingga 7 Juni 2026

BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi Hujan Lebat Sulawesi Utara yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga tanggal 7 Juni 2026. Waspadai dampak cuaca ekstrem ini di berbagai wilayah.

{{caption}}
BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi NTT Capai 2,5 Meter hingga 3 Juni 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi NTT hingga 2,5 meter di sejumlah perairan hingga 3 Juni 2026. Masyarakat dan operator kapal diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan.