FOTO: Geliat Kampung Nastar Tangerang Jelang Lebaran
Kampung Nastar di Larangan Kota Tangerang mengalami lonjakan pesanan kue kering selama Ramadan hingga aktivitas produksi meningkat tajam.
Pekerja memproduksi berbagai jenis kue kering di Botisha Cookes Kampung Nastar di Larangan Tangerang Banten Kamis 12 Maret 2026. Kue kering seperti nastar putri salju mete coklat dan kastengel diproduksi untuk memenuhi kebutuhan Lebaran dengan harga berkisar Rp 42.000 hingga Rp 175.000 per toples tergantung jenisnya.
Memasuki bulan Ramadan kawasan yang dikenal sebagai Kampung Nastar di Gang Subur Larangan Utara Kecamatan Larangan Kota Tangerang mengalami lonjakan pesanan. Permintaan yang meningkat membuat aktivitas produksi berlangsung hampir tanpa henti bahkan sebagian pelaku usaha menjalankan produksi hingga 24 jam.
Kampung Nastar telah berkembang menjadi sentra produksi kue kering yang eksis lebih dari satu dekade. Usaha rumahan yang dijalankan warga setempat menjadi salah satu contoh pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang terus bertahan dan berkembang.
Saat ini terdapat sekitar 26 industri rumahan yang aktif berproduksi di wilayah tersebut terdiri dari tujuh unit usaha di RT 02 serta 19 unit di RT 05 RW 01. Produk kue kering dari Kampung Nastar tidak hanya dipasarkan di dalam negeri tetapi juga telah menembus pasar internasional dengan pesanan dari sejumlah negara seperti Jerman Belanda dan Malaysia.